Warga Desa Mappalo Ulaweng Tolak Perluasan Lahan Bandara Arung Palakka Kabupaten Bone
BONE – Ratusan Warga Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone menolak rencana perluasan lahan Bandara Arung Palakka ke arah timur.
Penolakan tersebut dilakukan dengan bertemu langsung Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin saat berkunjung kelokasi yang berdampak perluasan Runway bandara Arung Palakka bersama jajaran OPD terkaitJumat (28/11/2025).
Kunjungan Wakil Bupati Bone untuk menyaksikan langsung area yang dikeluhkan warga desa yang rencana kena perluasan Runway bandara Arung Palakka.
Kepala Desa Mappalo Ulaweng Riesman ungkapkan, bahwa dirinya mewakili warganya yang bukan saja karena lahan yang akan diganti rugi menjadi hilang sebagai mata pencahariannya namun akan berdampak pada lahan sekitarnya utamanya terputus saluran air dan pemukiman warga yang cukup padat tentu akan terganggu.
Umumnya warga yang datang dari kaum emak emak yang diselingi teriakan penolakan dan justru ada yang meminta Kepala Bandara diganti karena yang juga disampaikan Kades Riesman selama ini pihak otorita bandara tidak pernah bersosialisasi ke Pemerintah Desa dan warga begitupun tidak memberdayakan warga desa umumnya dari luar.
Mereka menilai rencana perluasan ini tidak berpihak pada masyarakat. Berpotensi memperbesar dampak lingkungan serta sosial di wilayah permukiman.
Menurut warga, penolakan terhadap perluasan bandara telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Namun, rencana yang sempat mereda itu kembali muncul dan memicu kekecewaan warga. Terutama karena adanya pengalaman buruk dari janji pihak bandara pada masa lalu.
“Sudah lebih dari sepuluh tahun kami menolak. Dulu ada warga yang percaya janji pihak bandara, tapi sampai sekarang tidak terealisasi. Mereka menyesal, dan kami tidak mau mengulang kesalahan yang sama,” ujar Ani, salah satu warga desa.
Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Bone mengatakan akan menyampaikan ke Bupati Bone sampai ke Pemerintah Provinsi dan Pusat bagaimana bisa ada solusi agar semua bisa berjalan dengan program pemerintah tanpa merugikan masyarakat dengan nilai yang besar karena setiap pembangunan pasti ada pengorbanan tetapi juga tidak boleh merugikan dalam kesejahteraan keluarganya.
Pemerintah Bone apresiasi warga desa dengan damai tanpa ada kalimat yang kurang berkenan dan damai dibuktikan pihak keamanan dari Polsek Awangpone, Koramil dan Pengawalan Wakil Bupati Bone semua hanya menyaksikan tanpa ada gerakan pencegahan apalagi penindakan dan itu pun berjubah sebagai masyarakat wujud rasa damai bersama masyarakat (*)
