Pelaksanaan Idul Fitri Di Masjid Raya Nurul Rahmah di Dusun Lakamporo Desa Pantai Timur Kec.Takallalla Kab.Wajo

Pantai Timur, PB.Com Pelakasanaan Idul Fitri 1446 H /Tahun 2025 M di Masjid Raya Nurul Rahmah Dusun Lakamporo Desa Pantai Tomur Kec.Takallallah Kab.Wajo. pada hari Senin, 30/03/2025

Bertindak sebagai protokol Imam Masjid Raya Nurul Rahmah Lakamporo Desa Pantai Timur Hasanuddin dengan menyebut susunan acara idul fitri sbb:

-Pembacaan Kalamulla dilanjutkan sepatakata ketua panitia Sudirman Lanna mengatakan Tiada kata yang indah kita ucapkan selain Al-hamdulillah kepada sang pencipta, pemilik alam semesta. yang senantiasa menabur kebaikan kepada hamba-nya, yakni nikmat kehidupan, kesehatan dan kesempatan sehingga kita masih sempat meramaikan salat Idul Futri ini dengan beragam amal ibadah. masih banyak saudara-saudara kita yang ingin bersama-samas dengan kita meramaika idul fitri ini. akan tetapi mereka lebih awal kembali menghadap kepada Allah SWT, mereka masih terbaring di rumah sakit tidak bisa bebuat apa-apa, oleh karena itu sungguh sangat berbahagialah bagi kaum muslimin dan muslimat yang masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk hadir di Masjid ini dengan niat suci semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.
Salawat dan salam aemoga tercurah kepada junjungan kepada junjungan Baginda Rasulullah Muhammad saw. Nabi tak henti-hentinya mengajar dan mengajak kita ubtuk selalu meningkatkan amal ibadah khususnya di bulan suci Ramadhan baru saja dikerjakan semoga ibadah kita mendapat ketaqwaan dari Allah SWT.

-Kata Sambuta kep.Desa Pantai Timur yang mewakili Hasliadi, S.Sos mengatakan Kades tidak sama-sama temoat ini, tetapi beliau hadir di masjid di dusun soro desa oantai rimur. kesempatan ini isinkan mengucapkan salam hormat kaum muslimin dan muslimat tibalah saatnya merayakan zakat fitra para kaum muslimin berkat kerja samanya acara pelaksanaan idul fitri berjalan dengan lancar, mohon maaf beribu maaf ketika ada ucapan kami salah, mohon dimaafkan.kata yang mewakili kades Hasliadi, S.Sos harapnya

-Aba-aba pelaksanaan Sunatal Idul Fitri oleh Imam Masjid Hasanuddin mengatakan:
Apa yang harus diucapkan saat takbir dalam salat Idul Fitri?

Ada Takbir khusus untuk Idul Fitri, berbeda dengan takbir pada hari-hari lainnya dalam setahun, yakni: “ Allahu akbar, Allahu akbar, La ilaha illallah, Wallahu akbar, Allahu akbar wa lillillahil hamd .” Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan selain Allah.

Idul Fitri adalah hari raya yang penuh kebahagiaan bagi umat Islam setelah melewati bulan Ramadan yang penuh berkah. Hari ini menjadi simbol kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, sekaligus momen untuk saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Selain melaksanakan takbir yang menggema dari malam sampai pagi hari, sholat Idul Fitri menjadi salah satu amalan penting yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Sholat Idul Fitri ini memiliki tata cara khusus yang perlu dipahami, agar pelaksanaannya dapat sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

Niat Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri memiliki niat khusus yang dibaca sebelum takbiratul ihram. adalah niat sholat Idul Fitri:

أُصَلِّي سُنَةً لِعِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى.

Bacaan latin: Ushallii sunnatan li ‘lidil Fithri rak’ataini imaaman/makmuuman lillaahi Ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat mengerjakan sholat sunnah Idul Fitri sebanyak dua rakaat, sebagai imam/makmum, karena Allah Ta’ala.”
memahami tata cara sholat Idul Fitri.
,- Membaca niat sholat Idul Fitri
– Takbiratul ihram dan membaca doa iftitah
– Membaca takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama:
اللهُ اَكْبَرُ
Bacaan latin: Allahu akbar
Artinya: Allah Maha Besar
dianjurkan membaca zikir berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Bacaan latin: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi
Artinya: “Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Dan tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung,”
-Membaca surah Al Fatihah, dst.

-Bertindak sebagai Imam Idul Fitri oleh Ustad KM.Adil Ardiansyah
– pengedaran calengan ada 4 orang yakni Dari laki: Awal Sri Ramadan Dan Akmaluddin Amiruddin, Dari perempuan yakni Hj.Suriani Nuddin Dan Suci Amalia Ambo Fatta

Membawakan kutbah Idul Fitri : oleh Firmansya, S.Pdi., M Pd mengatakan
Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan, di mana setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Namun, tanpa perencanaan yang jelas, sering kali ibadah menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, menetapkan target yang konkret dapat membantu menjalani Ramadan dengan lebih terarah dan produktif. Artikel ini akan membahas lima target ibadah yang dapat diterapkan selama Ramadan, dilengkapi dengan strategi pelaksanaannya agar lebih mudah dijalankan.

menyampaikan dalam kutbah berkahnya shalat id dan puasa waktunya mappadeceng lao kedua orang tuanya sekeluarga. Shalat adalah ibadah utama yang menjadi kewajiban bagi setiap Muslim. Ramadan menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas shalat, baik dalam segi kekhusyukan maupun keteraturan dalam menjalankan shalat wajib dan sunnah.

Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan memahami kitab suci ini menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Menetapkan target khatam Al-Qur’an selama Ramadan dapat membantu menjaga konsistensi dalam membaca Al-Qur’an.

Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih diri untuk berbagi dengan sesama. Sedekah menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan, baik dalam bentuk harta maupun bantuan lainnya.

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk refleksi dan evaluasi diri. Melalui introspeksi, seseorang dapat menilai kebiasaan yang perlu diperbaiki dan menggantinya dengan amalan yang lebih baik
Menetapkan target ibadah yang konkret selama Ramadan membantu Anda lebih fokus dalam meningkatkan kualitas ibadah. Dengan memperbaiki shalat, meningkatkan tadarus Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, melakukan introspeksi, dan menyusun tujuan ibadah jangka panjang, Ramadan dapat dijalani dengan lebih bermakna. ( HAUS)

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *