Silaturahim & Tatap Muka Kejari Bone bersama Sejumlah Wartawan
BONE,PEMBURU BERITA.COM-DR, Eri Satriana,SH.,MH (Kejari Bone) didampingi beberapa Kasi Kejaksaan Negeri Bone bertatap muka dan silaturahmi bersama dengan insan Pers dari berbagai Media, baik dari Media electronic, Media On Line maupun Media dari Cetak sekabupaten Bone Senin,4/11/2019 di aula kejakasaan Negeri jalan Yos Sudarso Kabupaten Bone.

Dalam Tatap muka dan silaturahmi tersebut, Kejari Bone mengaku bahwa baru saja ditugaskan di Bone, banyak menyampaikan pengalaman sebelum ditugaskan di kabupaten Bone dan silaturahmi ini sekalian akan mengadakan sesi tanya jawab dan memberikan kesempatan dari rekan- rekan wartawan bertanya tentang apa saja yang mau dipertanyakan soal hukum pidana, termasuk kasus-kasus yang belum tertuntaskan di Bone.

Beberapa Wartawan telah menyampaikan dan mempertanyakan kasus-kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Bone yang dianggap lamban menyelesaikan sebelum Kejari Eri Satriana menjabat Kejari Bone, termasuk kasus Korupsi, Tambang illegal dan bangunan Puskesman dan berbagai kasus lainnya.

Kejari Bone (DR. Eri Satriana,MH.,MH), menjawab semua apa yang dipertanyakann dari rekan-rekan wartawan mengatakan, semua kasus-kasus yang ditangani kejari Bone, akan melanjutkan kembali semua kasus yang ada. Namun saja saya harus meninjau kembali semua berkas yang masuk di kejaksaan Negeri Bone. Karena biar bagaimanapun, saya ini baru saja ditugaskan di Bone ini. Jadi untuk menuntaskan kasus-kasus yang sudah masuk berkasnya yang dianggap lengkap baru kita bisa proses sesuai prosudur dan UU yang berlaku. “Paparnya.
Kasi Pidum menambahkan, bahwa Kasus tambang illegal, Yang terkirim datanya ke Kejari sudah 5, dan masi banyak tambang ilegal lainnya yang perlu diselidiki. Begitu juga Soal tahanan yang lari dari penjara adalah sudah ikrar, dan yang lainnya sementara dicari sampai sekarang. “Ucap Kasi Pidum (Erwin J,SH,.MH)

Masi ditempat yang sama, Eri Satriana menambahkan, bahwa kepada rekan-rekan wartawan bisa juga ikut pantau semua kasus yang ada. Kalaupun saya pribadi selaku pimpinan disini siap ditegur bilamana ada sesuatu hal yang dianggap keliru dalam menjalankan amanah Rakyat.
“Saya siap dikoreksi kapan saja dan dimana saja bilamana ada yang keliru soal penanganan kasus. Termasuk rekan saya dikantor”ucapnya.
Berkat bantuan dan kerjasama yang baik dari rekan-rekan Pers bisa kita selesaikan pekerjaan secara profesional. Apalagi masalah kasus dugaan korupsi DAK non fiisik BOP dan pengadaan buku PAUD 2017-2018 yang melibatkan beberapa terduga tersangka yaitu berinisial S, M, N dan A. dan ini sudah diterima berkasnya 3 orang dari 4 surat pemberitahuan dimulainya penyilidikan (SPDP). “Tambahnya Kejari

Kembali menyoroti dari teman-teman dari insan pers, bahwa mitra kerja dari kejari Bone cukup bagus. Namun kami sayangkan bahwa personal kasi intel belum maksimal kinerjanya. Alasan dari rekan-rekan wartawan maunya kasi intel membuat relis untuk asumsi ke teman-teman pers “Kata teman wartawati dengan ringkas.

Kejari ERI menjawab, soal Kasi Intel di kejaksaan negeri Bone, entar saya sampaikan kepada beliau. Karena Kasi Intel lagi sakit dan sekarang dirawat dirumah sakit. Nanti aja saya sampaikan setelah beliu sudah sembuh dan masuk kantor soal apa keluhan para insan Pers. “Tutur Kejari.
Kejari meminta kepada teman-teman wartawan sekiranya catatan kasus yang belum terselesaiakan di bone. Termasuk kasus puskesmas Cina. dan kasus tangkap tangan MAN 1 Bone ditambah kasus lainnya yang belum tuntas, kami segera tuntaskan, dengan catatan selama data dan berkasnya yang failid. “Tutup DR. Eri Satriana,SH.,MH Kejari Bone. (Is)
