Baru Semester 2, Penelitian Mahasiswa UNUSIA Terbit SINTA 4

Jakarta,pemburuberita.com– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Di saat sebagian besar mahasiswa baru mulai beradaptasi dengan dunia perkuliahan, Muhamad Raehan Alparizi, mahasiswa Semester 2, berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada Jurnal Manajemen dan Bisnis (SINTA 4) berjudul “Antara Perlawanan Moral dan Kontrol Sosial: Budaya Keluarga Jawa dalam Pendidikan Etika Akuntansi”.

Artikel tersebut mengangkat perspektif baru mengenai pendidikan etika akuntansi melalui pendekatan critical-cultural accounting ethics. Penelitian ini tidak sekadar memandang budaya lokal sebagai sumber nilai moral yang selalu positif, tetapi menunjukkan bahwa budaya keluarga Jawa memiliki karakter yang ambivalen. Di satu sisi, nilai-nilai seperti rukun, tepa salira, dan andhap asor memperkuat solidaritas sosial dan sensitivitas moral. Namun di sisi lain, nilai yang sama juga berpotensi melanggengkan budaya diam (silence culture), loyalitas hierarkis, dan kompromi etis dalam lingkungan akademik maupun profesional.

Menggunakan pendekatan critical institutional ethnography, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen selama delapan bulan terhadap mahasiswa, auditor junior, dosen, dan organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi. Novelty penelitian terletak pada keberhasilannya memosisikan budaya lokal sebagai ruang tarik-menarik antara perlawanan moral terhadap neoliberalisme dan mekanisme kontrol sosial yang membentuk kepatuhan profesional.

Penulis pertama, Muhamad Raehan Alparizi, mengaku pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak perlu menunggu hingga semester akhir untuk mulai meneliti dan berkarya.

“Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa semester dua juga mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas jika memiliki kemauan belajar, keberanian berpikir kritis, dan mendapatkan bimbingan yang tepat. Publikasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan riset yang relevan bagi perkembangan ilmu akuntansi,” ujarnya.

Dosen Supervisor sekaligus Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menilai capaian tersebut merupakan budaya akademik yang terus dibangun di lingkungan Prodi Akuntansi UNUSIA.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa publikasi ilmiah hanya untuk dosen atau mahasiswa tingkat akhir. Sejak semester awal, mahasiswa harus dikenalkan pada ekosistem riset, berpikir kritis, dan menulis berdasarkan standar akademik. Ketika mahasiswa diberi ruang, kepercayaan, dan pendampingan yang serius, mereka mampu menghasilkan karya yang memiliki kebaruan dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Menurut Aras Prabowo, kekuatan utama artikel ini adalah keberaniannya menawarkan perspektif kritis terhadap hubungan budaya lokal dan etika akuntansi yang selama ini cenderung dipahami secara normatif. Pendekatan tersebut membuka ruang dialog baru dalam kajian akuntansi, khususnya mengenai bagaimana nilai-nilai budaya dapat menjadi sumber moral sekaligus instrumen kontrol sosial.

Publikasi ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Akuntansi FEB UNUSIA dalam membangun generasi akademisi muda yang produktif, kritis, dan berdaya saing sejak dini. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain bahwa usia perkuliahan bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara nasional.

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *