Beli Gas 3kg di Pangkalan Rp.16.000, Jual kembali ke konsumen dengan Harga Rp.25.000

TANETE RIATTANG TIMUR,PEMBURU BERITA.COM – Salah satu pangkalan PLG 3kg yang ada di Kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone diserbu warga setiap Hari Senin dan hari Jumat lantaran warga menunggu antrian jata LPG 3kg. Ini dipastikan jata hanya untuk masyarakat miskin.

Menunggu kedatangan lpg 3kg setiap hari senin dan Jumat, itupun harus melalui pendaftaran  lebih awal sebelum datang LPG 3kg, karena hanya dua kali saja datang  mobilnya dalam satu minggu.

Menurut pengelola dan penanggung jawab LPG 3kg itu yang berada dikelurahan Cellu, mengatakan kami melayani warga khususnya pemakai LPG 3kg setiap hari senin dan hari jumat saja. Karena jata LPG 3kg  yang diberikan dari Agen hanya dua kali seminggu, yaitu hari senin dan hari jumat. Adapun jata lpg 3kg yang kami dapat setiap kali datang hanya 500 tabung Gas saja. Jadi dalam satu bulan itu kami dapat jata lpg 3kg sebanyak 4000 buah Lpg 3kg. Ungkap penanggung jawab dan pengelola pangkalan Gas elpiji 3kg jumat 5/2/2021.

Pengelola gas menambahkan, bahwa kami layani pemakai rumah tangga dijatai persatu buah saja dengan harga Rp 16.000,-.  Namun kalau pengencer atau yang mau jual kembali, kami bisa berikan sampai 5 buah tabung dengan harga yang sama yaitu Rp 16.000/tabung. Tambahnya.

“Saya sebagi dari pangkalan menjual eceran dengan harga Rp 16.000,-/buah. Kalaupun ada warga yang mengambil LPG 3kg di pangkalan ini dengan maksud mau dia jual kembali, tetap kami berikan harga sesuai harga eceran pangkalan yang umum yaitu tetap Rp. 16.000/tabung. “Katanya penanggung jawab pangkalan saat ditemui di kediamannya (Pangkalan cellu).

Pemilik pangkalan menambahkan, bahwa kalaupun ada warga yang mengambil dipangkalan ini dengan maksud menjual kembali, itu terserah mereka, dia mau jual diatasnya dengan harga diatas harga pangkalan,-, itu kita tidak campuri, walaupun dia mau jual Rp. 25.0000 s/d Rp. 50.000,- itu urusannya. Yang penting kami disini tetap kami jual dengan harga Rp. 16.000/lpg. “Ucapnya dengan tegas.

Dilain tempat, Yang menjadi pertanyaan adalah, ko yang pemakai rumah tangga hanya bisa dijata satu buah tabung saja?, Sedangkan pengencer bisa dijata sampai 5 buah?. Ini perlu dibenahi kembali, apalagi kita sebagai warga pemakai lpg 3kg meminta dua jata tabung saja, tidak dikasi. Ada apa ini ?, apalagi kita ini  memakai gas satu tidak cukup untuk dipakai satu minggu. Ungkap salah satu ibu rumah tangga yang ditemui dikediamannya bajoe hari jumat beberapa menit yang lalu.

Adapun  warga yang  mengambil jata di pangkalan sebanyak 5 tabung dengan harapan akan  dijual kembali kewarga yang membutuhkannya dengan harga eceran Rp 25.000/tabung, itu kita  biasa ditemui di Kios kios penjual campuran. Tambahnya emma-emma ini yang kesal.”tambahnya emma-emma ini.

Kepada Pemerintah khususnya Kantor Dinas yang mengawasi LPG 3kg ini, agar segera menindaklanjuti kasus ini, supaya kasus seperti ini tidak berkepanjangan. Itu harapan warga khususnya pengguna LPG 3kg. Karena LPG 3kg ini diperuntukan Hanya untuk yang merasa Masyarakat Miskin. (Is)

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *