PENGEMBANGAN BAKAT DAN MINAT KETERAMPILAN OTOMOTIF PESERTA DIDIK PKBM SIPAKATAU, TELLU SIATTINGE.
AJJALIRENG, PEMBURU BERITA. COM -Pengembangan Bakat dan minat dalam Keterampilan otomotif peserta didik, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bertempat di sekretariat PKBM Ajjalireng pada hari Kamis, 20 Januari 2022.
Ketua PKBM Kec.Tellu Siattinge Agustan melaporkan, bahwa Pelaksanaan keterampilan otomotif (kampung otomotif) sepeda motor adalah merupakan salah satu program permintaan warga belajar Sipakatau melalui program pendidikan kesetaraan Paket C.
Dalam proses pembelajaram pengelola PKBM sipakatau bekerja sama dengan BLK dalam menyukseskan program tersebut agar tujuan dapat di capai dengan maksimal.
Dengan harapan peserta didik dapat menerima ilmu dan mengaplikasikan dalam keseharian serta menjadi lulusan program pendidikan kesetaraan yang dapat bersaing, baik sebagai akedemik maupun dalam bidang keterampilan supaya mampu menjadi lulusan yg berkualitas dan bermartabat.

Disamping itu, PKBM Sipakatau kedepannya membentuk program-program peminatan lainnya yang dinamakan kampung Agama, kampung seni, kampung bahasa, kampung TIK serta kampung olahraga.
Peminatan – peminatan terebut di rancang untuk warga belajar dalam mencapai MERDEKA BELAJAR.
Lanjut Ketua PKBM SIPAKATAU Agustan melaporkan, pengembangan Bakat keterampilan otomotif dihadiri oleh instruktur dari BLK Sirajuddin, ST bersama bidang Las Irwan, A.Md dan juga selaku Pembina PKBM SIPAKATAU KecamatanTellu Siattinge H.Usman.
Pembina PKBM menambahkan, bahwa pengurus PKBM ini, kegiatannya sangat esensial, berkembang jauh ke depan dibandingkan PKBM lainnya, karena mampu merekruk peserta kurang lebih 100 orang se KecamatanTellu Siattinge dan bahkan diluar Kabupaten Bone imbuhnya.
H.Usman menambahkan, ketika melakukan suatu program kerja dalam bahasa Bugis soft skill dunia kerja, ada tiga hal perlu ditanamkan pada diri kita sendiri dan juga kepada peserta yaitu – 1)Getteng, lempu, dan ada tongeng artinya tegas, jujur serta berkata benar, – 2) Dua riala sappo unganna panasae Belona kanukue artinya dua dijadikan pagar pada diri kita kembang nangka dan perhiasan kuku (kejujuran dan kesucian), – 3)Ada na Gau, artinya ucapan dan prilaku. Jadi segala gerak gerik tingkah laku personalnya akan menyatu dengan perbuatan.
Pesan Tokoh Dunia kerja Habibie, yaitu ingat tiga O (otak,otot dan omong) sebelum melangkah pikirkan dulu matang-matang itulah O pertama, dan kerjakan lebih serius dan amati apa kelebihan dan kekurangannya itulah O. Yang kedua adalah evaluasi sesama dengan lisan sesama teman peserta kendala dan kelebihannya. Itulah O yang ketiga. harapnya.
Adapun Instruktur lokomotif dari BLK ada dua yaitu Sirajuddin, ST dan Irwan, A.Md.
Sirajuddin mengatakan, kami dari kantor Dinas ketenaga kerjaan, sebagai badan lokomotif perbengkelan seperti motor dua roda ketinting laut, dsb.
Lokomotif ada perbengkelan ada tehnis computers, kejuruan kecantikan merias wajah, dsb.
Lanjut mengatakan yang ada di BLK ada juga suntikan dana program di kantor BLK.
Sebagai peserta pembinaan soft skill, kemandirian untuk menerima pembelajaran tujuannya untuk lebih baik.
Untuk ketua program ini, langkah awal BLK terjun ke yayasan untuk memberikan pencerahan.
Sangat mengapresiasi bahwa untuk pelatihan walaupun tidak berijazah S1, tapi secara Administrasi ada pula sebagai pertanggung jawaban semacam program sebagai tanda laporan pertanggung jawaban BLK.
Selanjutnya, Sirahuddin, ST mengatakan fasilitas kami merekrut peserta, sifatnya gratis, ditanggun semua, seperti baju, tempat pengganti nginap di BLK.
Pelatihan pada dasarnya pola pikir, soft skill dalam kegiatan ini, perlu mencintai pekerjaan pendapatan sedikit kita bisa mensyukuri.
Perlu saya sampaikan disini, bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) berdiri sejak tahun 2013, dan BLK inilah tempat Proses pembelajaran teori dan langsung praktik, untuk memberikan pelatihan-pelatihan masing-masing bidan agar kedepannya Pemerintah bisa memberikan peluang yang andal.
Tujuan Balai Latihan Kerja secara umum, adalah Sarana pelatihan bagi masyarakat yang tidak memiliki keahlian khusus. umumnya, dan daerah Klaten khususnya, untuk meningkatkan kemampuan di bidang ketenagakerjaan sehingga menghasilkan tenaga kerja yang profesional dan berdedikasi.” tutur Sirajuddin, ST. (AGUS /SAM)
