KAPOLSEK TELLU SIATTINGE DAN JAJARANNYA MEDIASI WARGA DENGAN PIHAK PEKERJA JALAN TENTANG DAMPAK POLUSI DEBU

BONE, PEMBURU BERITA. COM -Masyarakat kelurahan Tokaseng bagian timur belli Kecamatan Tellu Siattinge dan Desa Lattekko Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Resah akibat Jalanan yang berdebu, 3/2/2022.

Akibat Jalanan tersebut diduga sangat mengganggu aktifitas Masyarakat setempat, mengingat jalanan Provinsi poros Bone – Wajo sementara pengerasan dan belum diaspal sampai Warga sekitar merasa terganggu karena debunya beterbangan ke rumah warga.

Dengan adanya polusi debu dari hasil pekerjaan jalan raya itu, sejumlah kepala Rumah tangga memilih mengungsi ke tetangga kampungnya.

Petugas penyiram jalan yang bertanggung jawab atas proyek itu, dituding lalai menjalankan tugasnya untuk menyiram jalanan yang berdebu itu.

Tiupan angin yang kencang dan pengendara yang ngebut, mengakibatkan debu berterbangan ke pemukiman warga setempat sampai ke tempat tidur dan bahkan ke dapur warga.

Sebut saja A. Cakra warga belli Kecamatan Tellu Siattinge  menuturkan, saya beserta kelurga lebih memilih mengungsi ke Desa Itterung, karena melihat kondisi anak saya sudah mulai terserang sesak nafas dan bahkan sempat di bawah berobat ke klinik” ucapnya.

“Dimana Kondisi perekonomian warga setempat pun terdampak imbasnya dan begitu juga sejumlah para penjual makanan, minuman ikut sepi pengunjungnya karena jualan mereka dibubuhi debu jalanan. Ini terjadi pada warga Lattekko dan Belli. kondisi yang berlarut larut ini membuat warga setempat menggalang tanda tangan nota protes yang akan diajukan kepada pihak yang bertanggung jawab sekaligus akan menggerakkan massa untuk  demonstrasi.”Tambahnya Andi Cakra.

Melihat dan mendengar suasana yang kurang sejuk ini, Kapolsek Tellu Siattinge, IPTU SYAFRIADI.SE bersama Kanit Int JOHAN RIZAL beserta anggota lainnya menanggapi untuk menemui warga yang berdampak polusi debu untuk menenangkannya.

Dengan respos cepat Kapolsek Tellu Siattinge beserta jajarannya menemui warga di pertigaan Dusun Belli Kelurahan Tokaseng yang sudah berkumpul dan berbicara dengan para warga yang hadir untuk menindaklanjuti persoalan ini.

Kapolsek Tellu Siattinge ( Iptu Syafriadi,SE) menuturkan “kami harap hal ini janganlah dibesar besarkan atau pun di ributkan karena masaalah ini, kami sudah berkomunikasi dengan pihak pekerja jalan, dan mereka paham tentang keluhan warga, berjanji akan optimalkan melakukan penyiraman setiap saat. Hanya saja kendalanya mereka kekurangan kendaraan operasional pengangkut air penyiram jalanan, karena kendaraannya hanya dua unit saja yang operasi. Apalagi kendaraannya yang satu lagi terkendala. “Ucap Kapolsek didepan warga.

Karena alasan kekurangan unit kendaraan pengangkut air penyiraman, maka pihak kapolsek menindak lanjuti akan segera meminta bantuan ke  Damkar Kecamatan untuk membantu  penyiraman jalanan agar tidak terlalu berdebu lagi.

Untuk sementara ini, kondisi sudah mulai kondusif kembali pasca Kapolsek dan jajarannya turun tangan menangani keadaan tersebut.(Nus & A.Herman)

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *