Tim Gabungan Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Tellu Siattinge Jemput Bola

Tellu Siattinge – Tim Monitoring dan Evaluasi penggunaan Dana Desa (DD) turun langsung kelapangan untuk memantau dan mengecek 15 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Tellu Siattinge Jumat 4/1/2023.

Tim evaluasi dan monitoring ini bekerja mulai pagi sampai sebelum memasuki Shalat Jumat, dan akan dilanjutkan setelah shalat jumat usai.

Amriadi, ST mengatakan, bahwa Kegiatan pembangunan fisik ini hasil monitoring di lapangan yang dihadiri oleh sejumlah perangkat Desa.

kepala wilayah Kecamatan Tellu Siattinge diwakili Sekcam Dra. Hj.Syamsiah pesan kepada seluruh para kepala Desa kiranya administrasi Bantuan Lansung Tunai (BLT) juga segera dilengkapi, karena bulan Maret mendatang akan ada pencairanpencairan.

Begitu juga bangunan pengairan seperti yang dibuat di Desa Itterung yang disebut Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), segera dituntaskan.

“Tujuan STBM ini adalah untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, memberdayakan hidup bersih dan sehat, meningkatkan kemampuan masyarakat, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar yang berkesinambungan dalam pencapaian untuk Masyarakat pada umumnya.”Ucap Hj. Syamsiah.

STBM itu untuk sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, antaranya “Perilaku stop buang air besar sembarangan. Dengan adanya program seperti ini supaya kita mewujudkan melalui kegiatan membudayakan perilaku buang air besar.

Bagaimana Masyarakat sehat yang dapat memutus alur kontaminasi kotoran manusia sebagai sumber penyakit secara berkelanjutan. Menyediakan dan memelihara sarana buang air besar yang memenuhi standar dan persyaratan kesehatan.”Ucap Hj. Syamsiah.

“Membudayakan perilaku cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan pakai sabun secara berkelanjutan, juga melakukan pemisahan saluran limbah cair rumah tangga melalui sumur resapan dan saluran pembuangan air limbah. Kegiatan ini akan dikoordinir oleh Kepala Dusun dan akan dimonitor Badan Pengurus Desa ( BPD). “tambahnya .

Ditempat terpisah, Tim Verifikasi Kecamatan Amriadi, ST menyebut, bahwa pertama yang kita kunjungi adalah Desa Mattoangin, kemudian dilanjutkan ke Desa Lamuru. Dari hasil kunjungan ini, rata-rata yang dibangun para kepala Desa adalah mayoritas bangunan fisik yaitu jalan tani.”ucapnya.

Kata dia, adapun rincian hasil monitoring dan evaluasinya di Desa Lamuru adalah, Pembangunan Lanjutan jalanan tani yang terletak di dusun 3 Awassalo, dan Perluasan jalan di Desa Amessangeng dengan jarak 130 meter dan pembangunan jalan tersebut menggunakan Paving block
di dusun Pabbelle. Begitu juga di Dusun Awassalo Desa Lamuru dst.”ucapnya.

“Begitu juga di Desa Mattoanging kalau kita lihat, kurang lebih sama banguanan fisiknya, artinya hanya lanjutan pembangunan jalanan tani saja, yang jauh sudah diprogramkan sebelnya di masing-masing ke dua Desa tersebut tutur Amriadi, ST.” Jelasnya. (HAUS)

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *