SDN 7 Manurunge Laksanakan Amalia Ramadhan, dan Butuh Uluran Tangan Bantuan Pemkab Bone.
TANETE RIATTANG, PB.COM – Libur panjang telah lewat, anak sekolah mulai beraktifitas kembali melaksanakan kegiatan Amalia Ramadhan selama satu pekan kedepan 2024.
Kepala UPT SDN 7 Manurunge Irnawati, S.Pd mengatakan, bahwa kegiatan Amalia Ramadhan, tentu sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun di dalam bulan suci Ramadhan. Jadi kegiatan seperti ini, bukan lagi kegiatan baru, ini sudah menjadi acuan dibidang pendidikan agama yang tak henti hentinya kami lakukan bersama anak didik kami di sekolah. Itupun kami selaku tenaga pe didik dan kependidikan berusaha memberikan inovasi pelajaran yang lain dari pada yang lain supaya anak didik tidak jenuh dan tidak membosankan.

“Untuk menjalankan Amalia Ramadhan disekolah, tentu sudah pada siap dan tetap semangat walaupun siswanya hanya 92 orang saja, gurunya tetap semangat memberikan materi materi yang telah dijadwalkan. Seperti bimbingan praktek shalat, ada tadarrus Alqur’an, Doa harian, Menghafal surah surah pendek, Tauwziah (ceramah Ramadhan), Cerita Islam dan cerdas cermat, dan Materi pencegahan penyalagunaan Narkoba.”Terangnya Irnawati, S.Pd saat ditemui di sekolah senin 18/3/2024.
Bukan saja dari SDN 7 Manurunge melaksanakan amalia Ramadhan, tapi seluruh Indonesia dilaksanakan secara serentak, karena program ini adalah salah satu program tahunan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan dalam melaksanakan kegiatan amalia Ramadhan.
Agenda Kegiatan Amalia Ramadhan mengajari anak didik untuk berusaha jujur dan taat beribadah sehingga anak kita bisa meningkatkan kualitas beribadahnya selepas Bulan Ramadhan. Juga meningkatkan semangat parasiswa/siswi dalam menjalankan Ibadah-ibadah di Bulan suci Ramadhan 1445 Hijeriah.
“Manfaatnya tentu ada. Selain menjadi ajang mencari nilai tambah untuk mata pelajaran Agama Islam. Kegiatan Ramadhan juga melatih mereka dalam mempertanggung jawabkan kegiatan Ibadah mereka di Bulan ramadhan. Setelah Hari Raya Idul Fitri tiba dan libur sekolah berakhir, siswa wajib mengumpulkan Agenda Kegiatan Ramadhan untuk dinilai oleh pihak sekolah. Apapun hasilnya, tentu para siswa harus siap dengan hasil yang diperoleh.”ucap Irnawati, S.Pd.

Dilain cerita, Plt UPT SDN 7 Manurunge juga keluhkan sekolahnya terkait bangunan fisik yang sudah termakan usia, karena tiang tiang penyangga Ruang kelas belajar (RKB) sudah lapuk dan patah, dikuatikan berdampak ke anak anak dan bisa jatuh seketika kalau dibiarkan berlarut larut. Namun kami dari pihak SDN 7 Manurunge sudah dilaporkan berkali kali terkait kerusakan tiang penyangga bangunan ke pihak Diknas Bone saat waktu kepala sekolah yang lalu.”curhatnya Irnawati,S.Pd selaku plt kepala sekolah di SDN 7 Manurunge. (DAR)
