Aksi Demo Di Depan kantor PG. Bone Arasoe, Protes Sapi-Sapi Yang ditangkap, Polres Bone Menurunkan semua Unit Kawal Warga

ARASOE,PEMBURU BERITA.COM-kami turun Aksi karena Sudah puluhan Tahun warga punya keluhan terhadap Pabrik gula Arasoe , namun sampai saat ini pihak Pabrik Gula Bone  ARASOE dan warga belum ada sinergitas, sebenarnya kalau kami ingin jujur diduga banyak masalah diperusahaan BUMN ini,

“Saya adalah mantan karyawan di perusahaan ini, kenapa saya keluar dan Mengundurkan Diri karena saat saya mengalami Sakit selama 3 bulan , tak satupun orang perusahaan yang datang membesuk, dan  Gerakan bersama warga masyarakat hari ini Rata rata dari warga Pakkampi sapi yang sudah jenuh dari tahun ketahun disalahkan oleh pihak Perusahaan BUMN ini.

Kami tau bahwa ini adalah perbuatan segelintir oknum yang tidak diketahui pimpinan perusahaan.

Sebenarnya banyak yang mau ikut Aksi namun kami hanya minta sekitar 20 orang perdesa Dari 4 kecamatan yang ada kebun tebu milik BUMN (Pabrik Gula Bone Arasoe, bukan kami ingin bikin sejarah namun memang ini Aksi yang pertama kalinya sepanjang Berdirinya perusahaan ini sejak Tahun 1971 ungkapnya saat ditemui di rumahnya dipakkawarue, Selasa 02/10/2019.

Kami turun Aksi karena Aturan yang dikeluarkan secara sepihak oleh perusahaan, namun tak pernah Di sosialisasikan ditengah tengah masyarakat, inilah yang menjadi keresahan warga selama ini ungkap Andi Ilham jenderal Lapangan (LSM), Aksi warga peternak Sapi saat beradu Argumentasi di aula kantor desa Arasoe dengan perwakilan PG  ARASOE, Serikat Buruh , dan Kapolsek Mare.

“Sebenarnaya Demo yang terjadi ini, masalah sepeleh saja. Karena  menyangkut soal sapi milik warga sekiar areal  perkebunan  milik PTP. XIV Pabrik Gula Bone. Itupun sudah disampaikan pada warga, bahwa sapi-sapi milik warga yang dibebaskan atau yang berkeliaran, agar diikat sapinya. Jangan sampai sapinya masuk diperkebunan tebu. Dan tanaman tebunya bisa rusak atau dimakan. Tutur salah satu Karyawan PG Bone yang enggan dimediakan namanya.

Selanjutnya, bagi warga yang ditangkap sapinya dari pihak PTP XIV Pabrik Gula Bone, agar diambil di Pos utama PTP. XIV dengan melalui persetujuan pihak Pemerinta setempat (Kepala Desa). Begitu sebenarnya aturan PTP XIV, dengan maksud supaya sapi-sapi warga sekitar tidak semena-mena masuk diareal perkebunan tebu, otomatis yang merugi adalah Perusahaan BUMN sendiri. Olehnya itu kami dari pihak PTP XIV (Pabrik Gula Bone Arasoe) mempersulit warga yang termasuk Ring satu Pabrik Gula Arasoe. “Tambahnya.

Andi Arwan Arif Pallampa, Selaku GM bersumpah demi Allah jika masalah ini dia tau adanya oknum karyawannya yang sudah melakukan tindakan yang meresahkan sehingga Warga melakukan demo Hari ini didepan pabriknya, Namun mari kita carikan solusinya Agar masalah ini tak berkepanjangan urainya dalam pertemuan dengan perwakilan Warga peternak Aksi demo warga peternak sapi didepan kantor PG  ARASOE Bone ini.

Demo ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian Resort Bone dengan menurunkan semua unit nya dan diback up empat Kapolsek, untuk menghindari Hal hal yang tak diinginkan jelas kabag Ops polres Bone Kompol H Syamsu Alam SH. (Is)

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *