SOSIALISASI VAKSINASI USIA 6 – 11 TAHUN DI UPT SD NEGERI 60 PONGKA, DAN INI PENJELASANNYA.
PONGKA, PEMBURU BERITA.COM – Gelar Vaksinasi massal ditingkat Sekolah Dasar sudah mulai terlaksana dengan baik. Namun masih ada beberapa titik sekolah di Kabupaten Bone belum tersentuh Vaksinasi anak khususnya Usia 6 – 11 Tahun. Seperti Sekolah-Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan, masih gencar-gencarnya mengadakan Sosialisasi, sebelum pelaksanaan Vaksinasi ke anak.
Pelaksanaan sosialisasi vaksinasi diusia 6-11 tahun, memang perlu untuk dilakukan agar Orang Tua siswa bisa memahami maksud dan tujuan sosialisasi Vaksinasi ini.
Sosialisasi yang dimaksud bertempat di Ruang belajar UPT SD Negeri 60 Pongka, dan mengundang Kepala Desa setempat dan semua Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Pengawas SD, Komite Sekolah dan ditambah peserta kegiatan untuk melihat dan mendengarkan isi sosialisasi pada Kamis 27/1/2022.
Kegiatan ini dipimpin oleh moderator Firman Syam,S.Pd selaku Operator Kecamatan (OPK) Tellu Siattinge dan pemandu acara kegiatan ini dilanjutkan dengan sambutan kepala Desa dan pengawas SD Kab. Bone.
Kepala Desa Pongka H. Misdar menyampaikan bahwa sebenarnya kalau kita berbicara masalah vaksin, saya selaku Pemerintah Desa hanya turut mendukung Program ini, namun saya merasa dilema. artinya kalau ada lagi jadwal seperti kegiatan ini, seakan-akan saya tidak bisa mengelak dan merasa tidak enak kepada masyarakat. kenapa ? karena kalaupun saya paksa warga, maka saya merasa bersalah, tetapi kalau saya tidak sampaikan program Pemeintah ini, lebih merasa bersalah juga. Artinya saya sampaikan sesuai dengan amanah dan aturannya, walaupun semua ini perlu kita syukuri. “Kata H. Misdar saat menyampaikan kata sambutannya.
Selanjutnya, yang kita khawatirkan selama ini adalah efek samping setelah kita divaksinasi. Jadi untuk saat ini jangan dulu dipersoalkan soal itu, karena kenapa sudah banyak divaksin di Desa kita ini, bahkan menghampiri ribuan masyarakat sudah vaksin, Alhamdulillah, kita tetap sehat-sehat saja semua setelah divaksin. Dan bahkan tetap dapat melaksanakan aktifitasnya masing-masing. Oleh karena itu, marilah kita berlomba-lomba melaksanakan vaksinasi, termasuk anak-anak kita yang kita sayangi. “Tambahnya H. Misdar.

Menyangkut Vaksinasi anak usia umur 6-11 tahun, memang perlu koordinasi dan minta ijin keOrang Tuanya masing-masing anak. Karena biar bagaimanapun, pihak sekolah dan Oranmg tua siswa harus kerja sama yang baik. Karena Penggati Orang Tua siswa disekolah adanya Gurunya. Jadi marilah kita semua kerja sama yang baik agar anak-anak kita bisa diberikan pertahanan kekebalan tubuh dari serangan Virus dengan melalui Vaksinasi. Apalagi selama masih gratis.”Katanya.
Perlu saya sampaikan disini, bahwa jangan sampai nanti kita butuh vaksin dan ataupun anda harus beli, maka kita sendiri yang repot dan kesusahan. Apalagi kalau kita mau melakukan pengurusan apapun dan dimanapun, kita harus menunjukkan kartu vaksin, ini sudah buka rahasia lagi. Bahkan dikantor-kantor instansi di Kabupateb Bone sudah dipajang yang bertuliskan “WAJIB MENUNJUKAN KARTU VAKSIN, TIDAK MEMILIKI KARTU VAKSIN, TIDAK DILAYANI” terakhir saya mengharapkan kepada semua orang tua siswa untuk sepakat nantinya kita sama-sama mensukseskan program pemerintah ini, dengan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.”Tutupnya H. Misdar.
Di tempat yang sama pula, pengawas SD Kab. Bone.Drs. Arjuna juga menambahkan bahasa yang disampaikan kepala Desa Pongka tentang sosialisasi vaksinasi anak umur 6-11 tahun, bahwa perlu kami sampaikan kepada bapak ibu bahwa saya kira program pemerintah ini tentang vaksin sangat baik. karena yang di katakan vaksin itu adalah untuk kekebalan tubuh. berarti semua virus yang akan masuk kedalam tubuh kita paling tidak akan dihalangi oleh vaksin ini. Bukan berarti kita tidak bisa sakit, tidak seperti itu. Artinya kecil kemungkinan kita diserang virus. Yang jelas kita sudah berusaha dan ber Ikhtiar menghadapi Virus Covid-19, dan tetap kita mengikuti Prokes. “Kata Drs. Arjuna.
Jadi program pemerintah ini sangat penting karena semua kepala pemerintahan di kab. Bone hadir semua pada saat pertemuan virtual dengan bapak bupati hari rabu minggu kemarin, dan kemudian itu vaksin umur 6-11 tahun saya minta kepada orang tua siswa supaya divaksin anaknya bapak ibu. Soalnya jangan sampai kita nanti yang membutuhkan vaksin. Mumpun sekarang-sekarang ini vaksin yang mencari orang. Kalau melihat keadaan sekarang, Masyarakat sudah mulai mencari vaksin, buktinya ada apa saat waktu saya lewat di depan kantor Desa Tajong,?.buktinya Masyarakat disitu pakai nomor antrian untuk divaksin, “dulunya tidak” tapi sekarang masyarakat merasakan bahwa vaksin itu sangat berguna kepada kita semua “tambahnya.

“Saya harapkan kepada orang tua siswa untuk mendampingi anak pada saat mau divaksin nanti, kenapa , agar supaya bisa kita berinteraksi dengan petugas kesehatan. siapa tahu pada hari itu anaknya demam atau bagaimana, bisa di tanyakan bagaimana bu/pa anakku bisa divaksin karena demam contohnya. tentu petugas kesehatan memeriksa anak itu.
kalaupun anak itu memiliki riwayat atau gejala penyakit yang bertentangan dengan Vaksin, maka akan ditunda vaksinasinya bapak ibu. Dan barangkali orang tua siswa sebelum divaksinasi anaknya, terlebih dahulu menyerahkan foto copy kartu keluarganya di sekolah, data anaknya terbaca di pusat setelah divaksin dan akan memiliki sertifikat vaksin di aplikasi peduli lindungi seperti bapak ibu yang dimiliki setelah divaksin. “Katanya.
Terakhir bapak ibu tidak usah ragu tentang vaksin ini, karena tidak mungkin Pemerintah membuat program untuk membuat Rakyatnya menderita. tentu pasti hasil yang terbaik yaitu semua rakyat Indonesia sehat, dan jangan pula melihat di sosmed karena itu semua adalah hoax. bisa membuat kita ragu tentang vaksin ini. “tegasnya.
Alhamdulillah sudah berapa kali saya pertemuan soal vaksinasi ini, dengan orang tua siswa, tidak sebanyak ini partisipasi dan semangat orang tua siswa di SDN 60 Pongka, terima kasih banyak bapak ibu saya ucapkan atas kerja samanya yang baik, semoga kita juga semangat untuk divaksin anaknya. (Firsya)
