Rektor IAIN Bone Paparkan Tiga Hal Penghormatan Bendera.

WATAMPONE, PEMBURU BERITA.COM – IAIN Bone melaksanakan upacara bendera pada memulai masuk kuliah tatap muka setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022 Masehih di depan Gedung Rektorat pada hari Selasa,17/5/2022.

Dalam upacara bendera, Rektor IAIN Bone (Prof Syahabuddin) memimpin langsung upacara tersebut selaku pembina upacara dan seluruh dosen, staf dan Mahasiswa hadir tanpa terkecuali.

Setelah usai upacara bendera tersebut, Rektor IAIN Bone  menginstruksikan kepada MC untuk menunda barisan dibubarkan. Selanjutnya kemudian Prof Syahabuddin turun dari mimbar upacara dan menghampiri barisan peserta upacara untuk berjabat tangan mulai barisan pertama sampai terakhir, dan kemudian menyampaikan tiga hal dalam amanatnya pada Upacara Penghormatan Bendera dan do’a.

“Ini adalah upacara pertama setelah libur yang panjang dan masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, 1443 H Tahun 2022 Masehi” ujar Rektor.

“Adapun yang penting saya sampaikan dalam upacara ini yaitu Pertama, kita harus bersatu bahu – membahu menjadikan IAIN Bone sebagai wadah Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Bone. Selanjutnya kita di sini adalah wahana pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Wahana untuk berinovasi, berprestasi dan revitalisasi. Yang kedua, untuk memaksimalkan realisasi anggaran yang ada di IAIN Bone. Ketiga, bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang telah ditentukan dan Kita harus bekerja sesuai job description, atau dalam bahasa Arabnya Anzillunnasa Manazillahu, artinya tempatkan manusia pada tempatnya,” Ucapnya.

Lanjutnya, Rektor mengatakan, bahwa Dalam berinovasi, harus ada koordinasi dan sharing pendapat. Silakan saja berinovasi tetapi jangan lupa koordinasi dan sharing pendapat. Tidak ada menuhankan identitas tidak ada ego sektoral semuanya satu. Kalau gagal satu semua gagal, tapi kalau sukses satu semua sukses,” jelasnya Rektor di hadapan peserta upacara bendera.

“Untuk diketahui bahwa Dipa IAIN Bone kurang lebih 69 M, harus terealisasi minimal 70% di Bulan Juli 2022. Jadi Bapak Ibu kita harus bekerja maksimal untuk merealisasikan anggaran, sehingga kita dianggap oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), bahwa IAIN Bone bisa bekerja dengan baik, dan juga harus tetap peduli dan membantu pekerjaan rekan kerja lain.”Jelasnya.

“Ada satu penyakit yang sering merongrong adalah kerjanya ya kerjanya saja. Tidak prihatin terhadap kerja saudara-saudaranya. Di luar sana tidak dikenal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi), Fakultas Syariah dan yang lain-lain, tetapi yang dikenal adalah IAIN Bone. Artinya adalah kita harus punya kolaborasi pekerjaan, jadi satu rangkai satu kesatuan yakni IAIN Bone,” tegasnya.

Rektor IAIN Bone Prof.Sahabuddin di akhir upacara turun ke barisan peserta dan bersalaman dengan semua peserta upacara satu persatu.

Peserta upacara menyambut hal ini dengan antusias. Sebut saja Khadijah mengatakan bahwa ia tidak menyangka Rektor akan turun berjabat tangan dengan peserta upacara.

“Saya tidak menyangka Rektor akan turun berjabat tangan dengan kami. Ini adalah aksi spontan dan ini merupakan hal yang sangat berarti bagi kami karena disapa langsung oleh Rektor,” tutur Khadijah.

Hal senada disampaikan oleh Ashar staf pengelola administrasi di Sub Bagian Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Bone.

“Ini sesuai dengan apa yang Bapak Rektor sampaikan dalam amanatnya bahwa kita semua adalah keluarga. Turun berjabat tangan dengan kami, ini adalah contoh yang baik ia katakan,” jelasnya.

“Usai barisan upacara dibubarkan Rektor melayani sivitas akademika yang ingin foto bersama kemudian dilanjutkan dengan ngopi bareng sambil sharing pendapat harapnya. (Haus).

admin

PT. MEDIA PEMBURU BERITA SK Menteri Hukum & HAM AHU: 0031538.AH.01.01.TAHUN 2019 Nomor Induk Berusaha (NIB): 9120000780489 NPWP PERUSAHAAN : 91.916.307.1-808.000 DIREKTUR UMUM; ISKANDAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *