PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI KKG GUGUS 1 KEC. AJANGALE KAB.BONE
AJANGALE – Kelompok Kerja Guru (KKG) gugus 1 Kecamatan Ajangale gelar Pembahasan Pembelajaran Berbasis digital bertempat di SDN 108 Pompanua Kec. Ajangale Kabupaten Bone Sulawesi Selatan pada Hari Rabu, 03 November 2022.
Adapun jumlah peserta yang ikut, adalah dari kalangan Guru SD Gugus 1 se kecamatan Ajangale sebanyak 98 orang.
DR Andi Asmara,S.Pd.,M.Pd juga sebagai guru dari SD Inpres 10/73 Welado Kecamatan Ajangale, dan Drs. Muh. Ilyas,M.Si dari pengawas SD Kabupaten Bone, bertindak sebagai Pemateri.

DR Andi Asmara, S.Pd., M.Pd menjelaskan dalam pertemuannya, bahwa ada yang dikatakan E-Learning Sebagai Media Pembelajaran. Artinya E – Leaning itu, berasal dari kata “e” yang merupakan singkatan dari elektronik. Jadi arti dari E itu adalah pembelajaran.”katanya Andi Asmara.
Lanjutnya, Pemanfaatan media digital itu adalah sebagai pembelajaran yang sudah mengalami pengembangan yang signifikan, dan media pembelajaran digital sangat berperan dalam menyediakan bahan pendidikan, karena memiliki berbagai value.
Sedangkan arti dari pada Value, adalah sebuah nilai atau kepercayaan yang dianut dalam sehari hari. Nilai-nilai tersebutlah yang akan menuntunmu dalam bersikap. Tak hanya kehidupan sehari-hari, nilai-nilai ini pun menentukan caramu berinteraksi di dunia pekerjaan.
Seperti dalam pendidikan, praktis digunakan dan juga dapat difungsikan berbagai kalangan, dapat diakses dimana saja, dan memberikan berbagai informasi yang beragam, juga memberikan variasi video yang membuat anak-akan lebih focus dan lebih merasa nyaman pada saat proses belajar mengajar.
Membuat pembelajaran lebih praktis, Peserta didik lebih kreatif dalam mebuat video laporan maupun video lainnya.
Jadi mengajar dengan menggunakan cara Presentasi, tentu efisien dan menyenangkan, karena membuat anak lebih focus dalam memperhatikan materi yang disajikan melalui video yang menarik dan interaktif.”Jelasnya DR. Andi Asmara.
Di tempat yang sama, Pengawas SD Kab. Bone Drs. Muh. Ilyas, M.Si menjelaskan, Hadirnya media digital ini memberikan beragam inovasi pedidikan, dimana pembelajaran konvensional yang kaku dan monoton akan digantikan dengan pembelajaran menggunakan media digital yang dianggap lebih praktis, fleksibel, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.”Katanya.
” Di dalam proses belajar mengajar disekolah itu harus didukung dengan menggunakan media pembelajaran yang dimana siswa cenderung lebih aktif dan tidak mudah bosan, agar materi yang didalam pelajaran itu bisa diterima oleh siswa. “harapnya Muh. Ilyas. ( Abdu)
