Trotoar Selokan Dibongkar di Jalan Jend Sukawati, Sejumlah Pemilik Toko Keluhkan Bau Cemberan Menyengat.
WATAMPONE, PB.COM, Pembongkaran Trotoar dan selokan sepanjang 40 meter di jalan Jend Sukawati kelurahan Macege kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Sawesi Selatan keluhkan bau menyengat warga sekitar.
Tujuan pembongkaran teoral itu supaya pekerja bisa menggali ulang selokan yang dianggap tersumbat atau aliran air comberan tidak lancar mengalir.
Akibat dari galian tersebut, sejumlah pemilik toko yang ada disekitar, keluhkan lantaran bau air cemberan menyengat sampai dalam rumah.

Menurut pemilik toko yang enggan dimediakan namanya mengatakan, kami tidak sanggup mencium bau yang menyengat dari selokan itu. Karena sangat mengganggu penciuman dan bisa membawa penyakit paru-paru.”Katanya.
Adapun trotoar yang dibongkar, kurang lebih 40 meter untuk saat ini, dan pembongkaran ini akan berlanjut secara bertahap sesuai anggaran yang ada.
Atas nama Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bone H. Rifai membongkar trotoar sejak hari Rabu, 19 Oktober 2022 .
Lanjut para pemilik toko mengatakan tidak ada pemberitahuan sejak mau dibongkar trotoar tersebut, dan tidak ada juga info kapan mau ditutup dan dimulai pembenahannya seperti biasanya.” katanya Saiful Pemilik toko Adepa pada hari senin tanggal 1/11/2022.
Menurut Saiful, Trotoal dibongkar sepanjang 40 meter, karena buntu air cemberannya. “Ucapnya.
Pertanyaan pemilik toko Saiful, juga sebagai warga yang baik, kapan dimulai dikerjakan kembali trotoaal ini?. Karena selama trotoarnya tidak secepatnya ditutup, maka kami penghuni diseputaran galian ini, sangat tersiksa dengan bau sangat menyengat dari cemberan itu.
ini sudah hampir satu bulan belum ada tanda-tanda mau ditutup, bahkan pemilik toko kendaraan Lightplus sudah lama menunggu sehingga pemilik tersebut membiayai sendiri untuk menutup sementara selokan yang ada di depan tokonya, dengan alasan bauhnya menyengat sekali. Begitu juga Pelanggan atau pembeli menjauh akibat baunya menyengat, jadi penghasilan kami selama trotar di bongkar sangat menurun.” katanya.
Semua pemilik toko yang terdampak pembongkaran itu, mengharapkan kepada Pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bone, agar segeralah dibenahi secepatnya.
Penulis: Haus
