Manaf Rachman: PWI Bone Diharuskan Membuat Program Peningkatan SDM Melalui UKW.
WATAMPONE,PB.COM – PWI Bone gelar konferensi untuk memilih ketua PWI Bone periode 2022 – 2025 Hari Minggu 13 Nov 2022 Jam : 08:30 Wita di Coffe BuNir Jl. Jenderal Sudirman, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Plt ketua PWI bone Manaf Rachman juga wakil ketua PWI Sulsel menyampaikan terimaksih atas terlaksananya konferensi PWI di Kabupaten Bone, karena hampir dua tahun fakum PWI di Bone lantaran pandemi covid, dan Konferensi ini adalah ajang tertinggi untuk pemilihan ketua, namun kali ini diharapkan bisa kami adakan konferensi untuk memilih calon ketua PWI Bone yang akan membawa organisasi PWI Bone berkembang lebih baik dan tidak statis, kemudian bisa meningkatkan profesional Wartawan di Daerah Bone ini juga.
Manaf Rachman dalam sambutannya, Yang utama program PWI kedepan kita diharuskan membuat program peningkatan SDM melalui Uji Kompentensi Wartawan (UKW). Disinilah perannya antara pemerintah daerah setempat dengan organisasi profesi wartawan, karena sesuai dengan era digital pada saat ini.
Seorang wartawan tidak hanya cukup bisa membuat berita, tapi mereka juga harus bisa berbenah diri untuk membuat berita vidio atau sejenisnya karena ada instruksi media ketika media cetak beralih ke digital , maka seorang wartawan membekali diri untuk meningkatkan keterampilan. Inilah yang dituntut di era digital peningkatan profesionalisme yang terukur.
Jadi seorang wartawan diharuskan untuk mengikuti UKW. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan kita sebagai wartawan. Jadi semua profesi ada uji Kompentesinya, termasuk wartawan.”Paparnya.
“Saya yakin bahwa ketua terpilih yang akan datang akan memperjuangkan untuk meningkatkan SDM Wartawan di Kabupaten Bone, dengan melakukan kerjasama dengan Forkopimda atau instansi terkait di kabupaten Bone ini.”Harap Manaf Rachman.
Selanjutanya, Konferensi ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Drs Andi Islamuddin,MH mewakili Bupati Bone.
Sekda Bone Drs Andi Islamuddin, MH penyampaikan, bahwa kami ini sebagai Pemerintah, kita tidak boleh alergi dengan keritikan dari wartawan. Bahwa kalau ada hal-hal yang dilakukan pemerintah daerah, jangan segan-segan menyikapi, kalau ada kekeliruan dan keluar red UU yang berlaku.
Pak Bupati dan wakil bupati sering menyampaikan kepada kami, bahwa kita ini sebagai pemerintah tidak boleh alergi terhadap keritikan. Karena keritikan itulah yang kita bisa persembahkan ke Masyarakat.
Oleh sebab itu tentu saja berharap melalui momentum konferensi sesuai petunjuk UU Pers melalui PWI, juga pers bisa berkontribusi kepada pemerintah daerah untuk kemajuan Provinsi dan Negara kesatuan Republik Indonesia. PWI juga harus menjadi wadah pemersatu seluruh Masyakat Indonesi.
Ketika teman-teman PWI hadir dan memberikan pemberitaan-pemberitaan yang senyejutkan dan juga mengkritisi hal-hal yang dilakukan oleh aparat pemerintah khusus di Bone.”Ucapnya
“Untuk saya sampaikan secara pribadi maupun secara kelembagaan, bahwa semoga kepengurusan PWI Bone yang terbentuk dan atau yang terpilih nantinya yang melalui konferensi diharapkan bisa tetap menjalin dengan baik dan meningkatkan kinerja yang baik, dan yang kurang-kurang kita perbaiki.”Paparnya Sekda Bone.
Selanjutnya, tahapan konferensi pemilihan calon ketua PWI Bone, dilakukan secara aklamasi, karena dianggap tidak ada calon lainnya yang bisa maju sebagai calon ketua.
Dengan terpilihnya Suparman sebagai ketua PWI Bone secara aklamasi untuk periode 2022 – 2025, maka diberikan kesempatan membacakan visi misinya untuk tiga tahun kedepan. Namun tak kalah pentingnya poin terakhir yang dipaparkan ketua terpilih adalah, bagaimana kita bisa memiliki tempat sekretariat PWI di Bone.”Ucap ringkas Ketua PWI terpilih di Bone Suparman.
Penulis: Iskandar.
