Ribuan Warga Laksanakan Shalat Idul Fitri, Ketua Muhammadiyah Bone Menjelaskan !
Bone – Ribuan warga Muhammadiyah Bone, melaksanakan Shalat Idul Fitri 1444 Hijriyah /2023 Masehi di pelataran Kampus Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone, Jln Abu dg Passolong, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone Jumat,21/4/2023.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri itu, dimulai pada pukul 07.10 Wita pagi.
Mengawali Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Ketua Koni Kabupaten Bone A. Haedar, S.Pd, M.Si membacakan sambutan seragam Bupati Bone. Andi Fahsar mengatakan selaku pemerintah daerah mengucapkan selamat merayakan hari idul Fitri untuk warga Muhammadiyah Bone.
Lanjut Pidato seragamnya Bupati Bone mengatakan semua keberhasilan yang diraih, merupakan berkat kerja sama yang baik, sehingga terwujud keharmonisan warga masyarakat Bone.
Selain itu, tak lupa pula dalam pidato seragam Bupati Bone itu mengucapakan Terima kasih kepada TNI-Polri dan pihak terkait baik di lingkungan Kabupaten Bone, maupun Kecamatan, atas kerja sama yang baik, sehingga roda pemerintahan Bone dapat berjalan dengan Baik, meskipun ada sebagian harapan masyarakat belum dapat terpenuhi.
“Selaku Bupati Bone Memohon Maaf, bila selama kepemimpinan kami selama ini, ada hal yang tidak dapat kami penuhi,”
Selepas pembacaan pidato Bupati Bone dilanjutkan Shalat Idul Fitri sekitar pukul 07.13 Wita yang diikuti ribuan jamaah.
Khatib Prof DR Arifuddin Ahmad dalam khotbahnya mengatakan berakhirnya bulan suci Ramadhan, umat muslim harus tetap menjaga dan meraih kehalalan thoyiban.
Juga Sebagai asupan rohani kita, demi mempertahankan Kesistiqhoma, untuk Beribadah kepada Allah SWT sebagai bentuk Pertanggung jawaban kita nanti.
Adapun yang bertindak sebagai Imam Ustdz Ahmad Fais santri dari Makassar dan Khatib Prof Dr Arifuddin Ahmad M.Ag pimpinan Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan hasil pantauan pelaksanaan Shalat Idul Fitri itu, berlangsung tertib dan khusyuk.
Seusai Shalat Idul Fitri, menemui Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bone Muhammad Tahir Arfah mengatakan bahwa, pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Bone tahun ini, mengikuti penjabaran maklumat pimpinan Muhammadiyah pusat.
“Jadi kami melaksanakan apa yang menjadi maklumat Muhammadiyah secara organisasi berdasarkan hasil hisabnya 1 Syawal 1444 H/2023 M, oleh karena itu, menetapkan lebaran Idul Fitri 21 April,” tutur Muhammad Tahir Arfah.
Kendati pun demikian terjadi perbedaan dari hasil keputusan pemerintah, Muhammad Tahir Arfah berharap masyarakat tetap bersikap dewasa menerima perbedaan itu imbuhnya
“Jadi perbedaan seperti ini, bukan hal baru, sudah sering dilakukan, dan kami melihat masyarakat di Bone sudah semakin dewasa. Itulah faktanya kita lihat tidak adanya komentar negatif dan kita semua terbuka. Jadi saya kira perbedaan itu, sekalipun kita berbeda tapi kita tetap satu dan harus pelihara ukhuwa islamiyah diantara kita,” ungkapnya.
Seiring aktivitas Shalat Idul Fitri ini, kondisi ruas jalan di depan Kampus UNIM di Jln. Abu dg Pasolong mengalami kemacetan panjang. Tutupnya (Oscar-Jus)
