Pj.BUPATI BONE PIMPIN RAKOR BAHAS 8 PROGRAM PRIORITAS OPD DAN CAMAT KAB.BONE.
one, PB. Com. – Penjabat Bupati Bone pimpin Rakor, setelah dilantik terus melakukan kegiatan untuk memastikan amanah yang diberikan oleh pemerintah pusat segera dilaksanakan para perangkat Pemerintah Daerah Kabupaten Bone.
Pemerintah Kabupaten Bone menggelar Rapat Koordinasi ( RAKOR ) di Gedung La Teya Riduni Kompleks Rumah Jabatan Bupati (Rujab) Bone, Jalan Petta Ponggawae Kilometer Nol Kota Watampone, pada hari Senin, 02 Oktober 2023.
Dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan urusan pemerintahan.
Rapat Koordinasi (RAKOR) tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Bone, Bapak Drs. H. A. Islamuddin, M.H., serta didampingi oleh tiga Asisten Sekretaris Daerah.
Rakot tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan perangkat daerah, staf ahli, 27 Camat, dan 12 Kepala Bagian di lingkup SEKDA Bone.
“Penjabat Bupati Bone menegaskan diawal arahannya bahwa akan berangkat ke Jakarta untuk menghadiri agenda acara di sana, diharapkan Asisten tetap melaksanakan agenda kegiatan walaupun Pj. Bupati Bone dinas luar Kabupaten. “Pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya walaupun Bupati tidak berada di Bone,” pesannya.
“Lanjut Pj. Bupati Bone menegaskan, “ada delapan program prioritas yang harus dilaksanakan oleh Kabupaten Bone dalam waktu mendatang yaitu;
1). Sukses Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024:
Kabupaten Bone akan memastikan proses pemilu dan pilkada berjalan dengan aman dan adil. Rencana tindakan mencakup ketersediaan anggaran, sinergitas penyelenggara dan pengawas pemilihan umum.
2). Pengendalian Inflasi:
Pemerintah Kabupaten Bone akan mengkoordinasikan dengan instansi terkait untuk mengendalikan laju inflasi. Langkah-langkah konkret termasuk pemantauan harga dan stok bahan pokok serta pengendalian harga pangan. Perlu kita intervensi pasar murah jelang Natal dan Tahun Baru untuk mempertahankan laju inflasi. Jaga ketersediaan pasokan dan distribusi.
3). Penanganan Stunting dan Gizi Buruk:
Kabupaten Bone akan menerapkan program pemantauan pertumbuhan anak dan penyediaan makanan bergizi di sekolah-sekolah. Dukungan khusus akan diberikan kepada balita dan ibu hamil. Harus ada grafik data stunting menurun, adanya anggaran dari pemerintah pusat yang begitu besar digelontorkan untuk menangani stunting di Kabupaten Bone, seharusnya sudah ada penurunan yang signifikan.
4). Pengentasan Kemiskinan Ekstrim:
Langkah-langkah pengentasan kemiskinan akan difokuskan pada pelatihan keterampilan, pendampingan usaha kecil, serta bantuan sosial yang tepat sasaran. Data kemiskinan perlu dicroscek sehingga data kemiskinan ekstrim bisa diturunkan, dan data untuk 2024 kalau bisa zero, tidak ada lagi orang miskin di Kabupaten Bone, karena kalau kita lihat di masyarakat yang rumahnya berlantai tanah, dinding bambu dan atap Alang Alang dan tidak bisa makan dalam satu hari, mungkin ada 1 rumah dalam satu desa, itupun kalau ada ditemukan. Jadi data kemiskinan perlu diperbaiki
5). Ketahanan dan Kedaulatan Pangan:
Kabupaten Bone akan mempromosikan pertanian berkelanjutan, memberikan bantuan kepada petani lokal, dan mengembangkan pasar lokal untuk mendukung ketahanan pangan.
6). Kemudahan Pelayanan Publik dan Investasi:
Peningkatan pelayanan publik akan mencakup penyederhanaan prosedur, penerapan teknologi informasi, dan peningkatan kualitas layanan. Dukungan akan diberikan kepada investasi sektor-sektor kunci yang berpotensi.
7). Sinergi Program Prioritas Nasional dan Daerah:*
Kabupaten Bone akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengintegrasikan program-program prioritas nasional dalam rencana dan anggaran daerah.
8). Stabilitas Sosial, Politik, Keamanan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum:
Kabupaten Bone akan menjaga stabilitas sosial dan politik melalui dialog yang inklusif dan pemantauan situasi keamanan. Tindakan khusus akan diambil untuk mencegah konflik sosial dan memelihara ketertiban umum,” urainya.
Penjabat Bupati Bone juga menyoroti urgensi persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru 2024 dengan memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup. Selain itu, beliau menekankan pentingnya pengawasan yang cermat terhadap proyek-proyek pembangunan, terutama infrastruktur, dengan alokasi anggaran yang memadai dan pemantauan ketat untuk memastikan kualitas yang tinggi.
“Banyak jalan sudah kerjakan atau diaspal, hanya yang perlu Dinas terkait lakukan adalah pengawasan terhadap kualitas pekerjaannya, jangan hanya baru 3 bulan dikerjakan, rusak lagi, ini yang sering menjadi sorotan masyarakat di medsos,” ungkap Pj. Bupati Bone.
Rakor ini merupakan langkah nyata dalam memastikan Kabupaten Bone terus berkembang menuju masa depan yang lebih cerah, dengan fokus pada pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang berkelanjutan, dan pemerintahan yang efisien.
Diakhir rapat koordinasi, Pj. Bupati Bone menanyakan tiap Camat terkait pelunasan PBB. Mengingat batas akhir penyetoran PBB pada tanggal 30 November 2023. (Jus-Anc)
