UPT SD Inpres 12/79 Tajong Telah Mengusulkan Pengadaan Bangunan Perpustakasn, NamunTak Kunjung Datang.
TAJONG, PB.COM, — UPT SD Inpres 12/79 Tajong telah mengusulkan dan memajukan permohonan ke Diknas Bone untuk permintaan pembangunan Perpustakaan satu unit, di SD Inpres, namun sampai saat ini belum ada respon dan jawaban yang pasti dari Diknas Kabupaten Bone.
Kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong Muhammad Azis, S.Pd mengatakan, sudah dua kepala sekolahnya mengusulkan pengadaan Bangunan perpustakaan, namun tak kunjung datang juga responnya.
“Saya dulu yang mengusulkan permintaan fisik untuk pembangunan perpustakaan disekolah, karena sekolah kami belum ada perpustakaannya, apalagi perpustakaan itu memang perlu dan sangat dibutuhkan di sekolah.” Tuturnya.
“Perpustakaan itu adalah ruang atau tempat khusus penyimpanan buku buku bacaan, supaya gampang anak anak- kita kalau mau mencari dan membaca buku – buku yang mau dibaca. Maka dari itu kami dari pihak SD Inpres 12/79 Tajong, memgusulkan dan mengharapkan bangunan tersebut.”kata Muh. Arifuddin, S. Pd.
Terkait masalah permintaan satu unit bangunan perpustakaan , Kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong yang baru, Muhammad.Azis, S Pd juga ikut mengomentari hal tersebut, bahwa apa yang pernah bapak Muh. Arifuddin, S. Pd meminta bangunan fisik perpustakaan, tetap kami lanjutkan, karena ini salah satu amanah yang harus dilanjutkan. Maka dari itu, kami kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong yang baru, tetap menunggu respon jawaban yang baik dari Diknas Bone.
“Apalagi setahu saya, kelengkapan dan permohonan permintaan yang pernah pak Muh. Arifuddin, S. Pd minta itu, sudah kami penuhi sesuai persyaratan dan lain lain sebagainya. Seperti dena sekolah, administrasi lainnya, sertifikat tanah dan foto sjokah sudah kami serahkan sejak bulan Februari 2024 lalu di Dinas pendidikan Kabupaten Bone.”Tutur Muhammad Azis, S. Pd.
Lanjut Kepala SD Inpres 12/79 Tajong yang baru, Muhammad Azis, S.Pd, bahwa menyangkut penelusuran berkas – berkas yang masuk di Diknas, saya sudah dua kali menghadap di bagian ketenagaan pembangunan, dan membawakan
kelengkapan foto arena gedung yang sudah di foto sejak februari lalu, bahkan sudah diusulkan tahun 2024 sampai saat ini, belum ada realisasinya dari Diknas.”ucap kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong kepada media pemburuberita. Com pada hari Ahad, 14/4/2024 di Palongki.
“Bahkan mantan Kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong Muh.Arifuddin, S.Pd menyampaikan kepada saya, bahwa sampai memasuki purnah bakti, pengadaan Bangunan perpustakaan tersebut tidak ada responnya, entah masaalahnya apa?.” Katanya Muhammad Azis, S. Pd.
Di tempat yang berbeda, Muh. Arufuddin, S.Pd mantan kepala UPT SD Inpres 12/79 Tajong mengatakan, kalau Sekolah kami sangat strategis karena berada dipinggir jalan poros, dan juga terletak di tengah keramaian pusat Desa Tajong Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone.
Begitu juga pak pengawas Pembina Sekolah ikut angkat bicara, bahwa adanya Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan ini diharuskan ada perpustakaan di sekolah, karena perpustakaan itu benar-benar menjadi wahana tempat pembelajaran sepanjang hayat dan wahana rekreasi ilmiah. Selain itu, juga menjadi pedoman bagi pertumbuhan dan perkembangan perpustakaan di Indonesia sehingga perpustakaan menjadi bagian hidup keseharian masyarakat Indonesia.
katanya. (HAUS)
