80 Persen peserta Rapat menyetujui pelaksanaan ujian/Asesmen Sumatif Tahun 2024 Secara Daring (on line).
BONE – Sesuai surat yang diedarkan dari Diknas bone yang bernomor 005/1234/DP tertanggal 17 April 2024 lalu, sifatnya segera, dan perihal Tentang pelaksanaan Asesmen Sumatif tahun pelajaran 2023/2024 mendatang.
Dimana surat ini ditujukan kepada semua para kepala UPT SD/SMP, dan pengawas dan ketua K3S di 27 Kecamaran se kabupaten Bone.
Dalam surat edaran tersebut yang disampaikan, bahwa untuk ketua K3S SD agar mengikutsertakan 3(tiga) kepala sekolah di 27 kecamatan masing masing dan Ketua MKKS SMP untuk menghadiri rapat.

Dalam rangka pelaksanaan Asesmen sumatif semester genap tahun pelajaran 2023/2024 mendatang, maka Dinas Pendidilan Kabupaten Bone mengundang semua kepala SD/SMP se kabupaten Bone untuk menghadiri pertemuan di Aula Lamellong Kantor Dinas Pendidikan Bone Senin, 22/4/2024.
Rapat tersebut di buka dan dipimpin langsung kepala Dinas pendidikan Kabupaten Bone Drs. H. Andi Fajaruddin,M.M dan didampingi Sekretaris Drs.Nursalam,M.Pd dan juga para Pengawas SD dan SMP se kab. Bone.
Selanjutjya, ketua K3S Kecamatan Sibulue Suardi, S.Pd mengatakan, bahwa hasil keputusan dalam rapat tersebut, 80 persen peserta menyetujui pelaksanaan ujian / Asesmen SD dan SMP secara daring (on line), untuk kelas 1 sampai denga kelas V SD dan Asesmen kelas VII dan VIII SMP.
Kepala dinas pendidikan Kabupaten Bone mengatakan, bahwa adapun sekolah yang belum bisa on line dikarenakan dengan situasi dan kondisi, tetap bisa melaksanakan secara Luring (off line).
Dengan catatan soal tetap di buat di sekolah masing – masing dan bisa digandakan dengan cara di print out atau di copy di sekolahnya, dan atau di gandakan di mana saja. Intinya soal kisi – kisi, di buat oleh guru masing masing sekolah.”kata Kadisdik Andi Fajaruddin diakhir pertemuannya.

Sebagai Kordinator K3S Kabupaten dan salah satu Ketua K3S di kecamatan mengatakan, kami harus menghormati hasil keputusan rapat bersama mulai dari dinas pendidikan ,Pengawas SD dan SMP ,Kepala SD dan SMP yang hadir dalam rapat. Semua yang memberikan pandangan dan usulan tadi, pasti sudah mempertimbangkan dengan matang. Baik kelebihan ataupun kekurangan antara on line dan manual.
“Saya pribadi mengatakan, mau on line ataupun manual, sama saja. Namun masing-masing persi mempunyai kelemahan dan kelebihan.” Tutur Suardi,S.Pd
“Yang penting kesepakatan bersama mulai Dinas pendidikan, pengawas pembina, kepala sekolah, Itu yang terbaik buat saya.” Tambahnya Ketua K3S Kecamatan Sibulue Suardi,S.Pd. (DAR)
