RSUD Tenriawaru Watampone Gelar FKP Penuhi Standar Pelayanan Publik Terbaik
BONE – RSUD Tenriawaru Watampone gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menuju standar pelayanan publik yang berkeadilan, Transparan, Akuntabel, dan Berkualitas.
Acara tersebut terlaksana pada hari Kamis, 18 Juli 2024 di aula RSUD Tenriawaru Watampone, Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone Sulaawesi Selatan,

Forum Konsultasi Publik (FKP) ini dibuka langsung Direktur RSUD Tenriawaru, dr H.A. Muhammad Syahrir, M.Kes. dan menghadirkan perwakilan akademisi, ormas sipil , media, lurah dan tokoh masyarakat. Dengan mengusung Motto ‘Melayani Dengan Hati, Ilmu dan Teknologi Visi Menjadi Rumah Sakit Pendidikan yang berkualitas dan mandiri untuk mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna menuju masyarakat Bone yang sehat.
Dr. H.A. Muhammad Syahrir, M.Kes. dalam kesempatannya, bahwa dengan melalui
Forum Konsultasi Publik ini, kami harapkan bisa menampung sumbang saran, kritikan dan aspirasi dari masyarakat menuju standar pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, akuntabel dan berkualitas.
Direktur RSUD Tenriawaru juga menyampaikan Jumlah pegawai RSUD tenriawaru watampone mencapai 900 orang yang bertugas melayani setiap hari. Sedangkan pasien rawat jalan mencapai 200 sampai 300 orang setiap harinya dimana pengantarnya, dan rawat inap juga jumlahnya 300-an setiap malam, belum lagi pengunjungnya jam besuk. sedangkan jumlah yang dilayani tiga kali lipat dari jumlah pasien dan pengunjung yang ada.”Terangnya
“Saya selaku penaggung jawab di RSUD Tenriawaru ini akan berkomitmen kepada semua pihak agar semua pegawai bekerja maksimal standar pelayanan yang telah dipatok dan harus terpenuhi. Untuk motivasi kerja, kami terapkan reward and punishment, ” tegasnya.

Ditempat yang sama, Dewan Pengawas, Dr A Sugirman mengatakan, bahwa yang mengabdi di RSUD Tenriawaru Watampone, tentu itu adalah tugas mulia.
drg Yusuf Tolo, MKes sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone juga bersekpatan menyampaikan dalam forum itu mengatakan, dengan melalui FKP tersebut kita bisa menjadi bahan sosialisasi untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai standar pelayanan publik yang telah dipatok dan dipatuhi.
“Mendengar langsung respon dari masyarakat dalam forum ini, Alhamdulillah pelayanan RSUD mematuhi standar pelayanan juga menjadi terminal dari pelayanan kesehatan masyarakat. Karena fasilitas dan tenaga medis idealnya ada ditempat ini.”Jelasnya. (DAR)
