SMP Kalam Kudus Bone Protes dan Kecewa Hasil Penilaian Kebersihan Yang Masuk Katagori Jorok Sekolahnya
BONE,pemburuberita.com -Penilaian sekolah bersih sudah berlalu , namun ada sekolah yang tidak terima hasil penilaian yang telah ditetapkan oleh tim penilai yang datang langsung menilai di sekolah tersebut.
Seperti sekolah yang berhasil menunjukan komitmen terhadap kebersihan mendapatkan penghargaan langsung dari Bupati Bone, dan sebaliknya bagi yang dianggap lalai, akan diberikan simbol “Pengingat berupa sapu dan tempat sampah.
Beberapa sekolah yang nilai kurang memperhatikan kebersihan toilet dan lingkungan sekolah mendapatkan hadiah berupa sapu dan tempat sampah, ini sebagai bentuk sindiran edukatif.
Adapun sekolah jenjang SMP yang masuk katagori yang dimaksud bupati bone yaitu SMP Kristen Kalam Kudus Watampone.
Kepala UPT SMP Kalam Kudus Watampone Selamat Telambanua,S.Pdk mengatakan, kami siap menerima hasil penilain kebersihan sekolah dan toilet, kalau memang itu benar, namun kami kecewa hasil penetapan penilaian tersebut, karena tidak sesuai hasil penilaian dari tim kebersihan yang telah datang menilai beberapa waktu lalu di sekolah.

“Saya kecewa, karena tidak sesuai hasil yang kami terima. Kalau melihat dan membaca buku tamu yang telah ditulis Tim penilai sendiri, tidak sepantasnyalah SMP Kalam Kudus masuk katagori Sekolah jorok. Karena sekolah kami tidak demikian.” Ujarnya Selamat Telambanua kepada media pemburuberita.com Minggu malam, 4/5/2025 lewat Watshapp
“Jadi berita yang beredar tidak sesuai dengan Hasil Catatan Tim Penilai yang di isi di buku Tamu Kami.” Tulis Selamat Telambanua lewat Wayshapp
“Untuk apa catatan ini ditulis kasih kalau tidak sesuai Realita, Ini buku Tamu yang di isi penilai. Lalu salah satu Tim penilai berkata ada ketidakadilan dalam memberikan penilaian.Yang jelas tidak seperti itu sekolah kami. Kenapa di catatan penilaian berbeda dengan Hasil yang diumumkan.”ucap Tegas kepala Sekolah Selamat Telambanua.
“Jadi saya harapkan kedepan supaya Tim penilai yang dipercayakan menilai kebersihan sekolah, agar betul-betul bisa independen. Terimakasih saya ucapkan kepada bapak/ibu yang telah menilai sekolah kami yang dianggap Jorok.” Tutup Selamat Telambunua. (DAR)
