PERINGATANA MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1447 H/2025 M DI MASJID AL MUJAHIDIN DI DUSUN KUNG DESA WAJI
WAJI, PB.COM – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447H/2025M
dilaksanakan di Masjid Al-Mujahidin di dusun Kung Desa Waji, 31/08/2025
Ketua Panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad saw : Jumaliar melaporkan: yang bertindak protokol acara Ananda Febriani dari KKN UNIM (Universitas Muhammadiyah) Bone dalam peringatan Maulid Nabi besar Muhammad Saw di Masjid Al-Mujahidin Dusun Kung Desa Waji Kec.Tellu Siattinge Menyampaikan penghormatan kepada Bapak/Ibu yang hadir : Kepala Desa Waji Drs.H.Setta, Dewan Penasehat Masjid Al’Mujahidin, H.Dg. Mananring, Dg Matteru dan Labbase, Dg Patokkong dan seluruh keluarga besar dari Makassar. -Imam dusun Kung, kepala dusun Kung Ibu Ratna dan Ketua BPD bersama seluruh perangkat desa Waji, Bapak Babinsa dan Bhabinkabtibmas dan Serta teman KKN UNIM Bone
Diawali pembacaan Ayat suci Al-Qur’an oleh Hj.Sitti Maryam, S.Pdi.
Sambutan Kepala Desa Waji Drs. H.Setta mengatakan : Dengan perayaan maulid nabi besar Muhammad Saw, yang sempat hadir semoga diberi kesehatan dan ketaqwaan kepada Allah, senantiasa lebih bertambah keimanan kita kepada Allah SWT, dengan mengikuti dalam bahasa Bugis “Ampekedona Nabi besar Muhammad Saw.
” Adapun SPPT yang sudah diberikan telah dibayar sangat tinggi, namun muncul SPPT yang baru kembali seperti biasa, yang sudah terlanjut sudah membayar akan dikembalikan.
” Pernikahan dibawah umur, sangat merusak kesehatan anak kita, berdasarkan anjuran stunting baru bisa dinikahkan anak kita setelah berumur 19 tahun keatas.
” Laporan setiap dusun, tidak diperkenankan bagi masyarakat yang ada sapinya jangan diikat dekat tanaman yang ada, karena induk sapi itu ada anaknya Makan tanaman sesama.
” Kemudian bila ada memiliki pohon kelapa yang tinggi, merusak atap rumah tetangga, perlu ada kerja sama yang baik supaya bisa dibeli untuk ditebang, harapnya kades Waji, harapnya.
Pembawa hikmah maulid Nabi besar Muhammad Saw oleh Al-Ustads Bakri, S.Pdi., M.Pdi : mengatakan
Nabi Muhammad memiliki banyak istri bukan karena nafsu pribadi, melainkan atas perintah dan dengan tujuan kemaslahatan umum, seperti untuk melindungi para janda yang ditinggal syahid oleh suami mereka, menjalin hubungan persahabatan antar suku, dan juga sebagai bentuk kekhususan bagi beliau sebagai seorang Nabi dan Rasulullah.
“Adapun Kissanya peristiwa besar menjelang kelahirannya Nabi Muhammad Shallallahu ‘ Alaihi wa Sallam lahir di Kampung Bani Hasyim, Makkah pada Senin 12 Rabiul Awal bertepatan dengan tahun Gajah atau 23 April 571 Masehi. Setiap tanggal 12 Rabiul Awal diperingati sebagai Maulid Nabi.
Ada juga sebagian pendapat yang menyebut Nabi Muhammad SAW lahir pada Senin, 9 Rabiul Awal atau 20 Arpil 571 Masehi. Namun para ulama sepakat tanggal 12 Rabiul Awal sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Beliau lahir dua bulan setelah pasukan Gajah menyerang Kota Makkah. Dikutip dari Sirah Nabawiyah karya Abdul Hasan ‘Ali Al-Hasani An-Nadwi, sejumlah sejarawan dan pakar hadits menyebut adanya peristiwa-peristiwa besar yang muncul di Makkah menjelang kelahiran Rasulullah.
Di Makkah, peristiwa menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW ditandai dengan kehancuran pasukan Gajah yang dipimpin Raja Abrahah. Waktu itu, Abrahah adalah seorang Raja di Abysinia kini Yaman.
Abrahah merasa iri sebab perekonomian Makkah dengan adanya Kabbah lebih maju dari pada Yaman yang punya kuil untuk sesembahan juga. Banyak orang berziarah ke Kakbah sehingga mendongkrak perekomian Makkah. Sebaliknya sedikit orang pergi ke kuil di Abtyinia.
Abrahah pun menyerang Makkah dengan menggunakan pasukan gajah. Peristiwa penyerangan ini diabadikan dalam Al Quran surah Al-Fil. Disebutkan bahwa saat masuk Kota Makkah, pasukan gajah dihujani batu oleh sekelompok burung ababil. Pasukan gajah pimpinan Abrahah kocar-kacir dan Kakbah serta Kota Makkah selamat. Tak lama setelah pasukan gajah gagal menyerang Kakbah, Rasulullah SAW lahir.
Muhammad SAW lahir dari pasangan Abdullah dan Aminah. Abdullah adalah putra dari Abdul Mutholib pemimpin suku Quraisy. Sementara Aminah merupakan putra dari Wahb pemimpin Bani Zuhrah.
” Kisah Nabi Muhammad SAW terkait nasabnya banyak ditulis dalam Sirah Nabawiyah. Sejumlah penulis Sirah Nabawiyah menuliskan bahwa Muhammad SAW yang disebut khairul khalq atau makhluk terbaik dan sayyidul anbiyâ’ wal mursalîn (pemimpin para nabi dan rasul) memiliki nasab alias garis keturunan yang suci. ( HAUS)
