Demo Pelabuhan Bajoe Memanas, Massa Blokade Akses Hingga Bakar Ban.
BAJOE,pemburuberita.com -Gerakan Aliansi Masyarakar bersatu menggelar unjukrasa di Pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone Sulsel pada senin 30/3/2026.
Aksi tersebut dipusatkan masuk menuju pelabuhan hingga menyebabkan akses kendaraan tertutup dan arus lalu lintas lumpuhlumpuh total.
Massa mengepung pintu jalan masuk pelabuhan sambil membawa berbagai spanduk yang berisikan tuntuntan kepada PT ASDP Indonesia Fery.
Sejumlah tuntutan bertuliskan matinya hati PT ASDP Bajoe, yang mengatakan kemana anggaran cadangan hingga berbagai tuntutan lainnya tanpa dibentangkan para demonstran.
Tak hanya itu, demonstran juga melakukan aksi pembakaran ban di tengah jalan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penutupan dermaga satu.
Kemacetan tak terhindarkan bahwa antrian kendaraan dilaporkan mengular hingga lebih 1 kilo meter di lokasi pelabuhan.
Koordinatir Refly Fasha dalam orasinya, mendesak PT ASDP bajoe untuk segera mengevaluasi kebijakan penutupan total pelabuhan bajoe selama perbaikan sampai proses pelabuhan bajoe 1 berlangsung.
Ia menilai bahwa kebijakan tersebut merugikan Masyarakat khususnya pengguna jasa penyeberangan.
Massa juga menuntut agar Dermaga dua yang merupakan dermaga cadangan segera di fungsikan sebagai jalur atarnatif.
Menurut mereka keberadaan dermaga cadangan seharusnya bisa menjadi selusi agar aktifitas penyeberangan tetap berjalan.
Tak hanya itu, mereka juga menuntut agar pelayanan reportasi penyeberangan tidak dihentikan sebelum ada kejelasan.

Mereka memberikan waktu selama dua kali 24 jam kepada PT ASDP untuk menindaklanjuti seluruh tuntutan tersebut.
Jika tidak dipenuhi, mereka mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang levih besar. (DAR)

