Guru Harus Uji Kompotensi Guru (UKG) dan Lebih Profesional Berinovatif Mengajar di Tahun 2025
BONE – Dalam rangka mengawali kegiatan Disdik Kabupaten Bone tahun 2025, maka semua Jajaran mengikuti rapat Koordinasi di Aula Lamellong Disdik Bone Kamis,9/1/2025.
Rapat Koordinasi ini dibuka dan dipimpin langsung Kepala Dinas Drs. Andi Fajaruddun,MM dan didampingi Sekretaris Disdik Kab. bone Drs. Nursalam,M.Pd dan diikuti ratusan Para kepala sekolah mulai SD sampai SMP.
Dalam Rapat koordinasi ini juga hadir para Kabid, Kasi, dan Kasubag Diknas Bone, Para pengawas, TK, SD dan SMP se Kabupaten Bone. Juga para Penilik, para Ketua KKKS kecamatan se-Kabupaten Bone. Para kepala sekolah SMP Megeri dan Swasta se-Kabulaten Bone.
Menurut Kadisdik Andi Fajaruddin, bahwa di awal tahun 2025 ini, kita tetap melaksanakan Peningkatan kompetensi guru, dan kegiatan pengembangan guru guru kita yang berinovatif.
Peningkatan Program Kualitas Latihan-latihan atau mengadakan worshop khususnya di tingkat kecamatan
Program uji kompetensi guru. Meliputi semua guru dan setiap mata pelajaran. Uji kompetensi Guru (UKG) ini akan dilaksanakan setiap mata pelajaran disemua sekolah yang di Kabupaten Bone.
Seleksi penguatan komitmen guru dalam menjalankan mengajar yang disiplin yang penuh dedikasih.

Guru memiliki berbagai kegiatan yang harus dipenuhi, di antaranya:
Mengajar: Guru harus memiliki kompetensi untuk mengajar, seperti:
Menimbulkan rasa ingin tahu siswa
Merangsang fungsi berpikir siswa
Mengembangkan keterampilan berpikir siswa.
Memfokuskan perhatian siswa
Mendiagnosis kesulitan belajar siswa
Menkomunikasikan harapan kepada siswa.
Mengelola pembelajaran: Guru harus mengelola sumber belajar dan menciptakan iklim belajar yang nyaman.
Mempersiapkan media pembelajaran: Guru harus menyiapkan media pembelajaran yang kreatif, seperti presentasi, diagram, atau video. Guru juga bisa memanfaatkan teknologi seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi pendidikan.
Memiliki kompetensi kepribadian: Guru harus memiliki kompetensi kepribadian yang baik, seperti:Berwibawa, Berakhlak mulia, Menjadi teladan, Mantap dan stabil
Dewasa. Memiliki kompetensi profesional: Guru harus memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Memiliki kualifikasi minimum: Guru harus memiliki kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajar.
Menjaga nama baik lembaga: Guru harus menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan.
“Perlu saya sampaikan disini, bahwa Pengawas, penilik sekolah tetap memonitorin langsung kepada para guru yang sering bolos, Siapa tahu ada teman guru sudah berkali kali tidak masuk mengajar, tolong di laporkan saja di diknas, atau di Insfektorat, biar mereka selesaiakan sendiri.,”kata Kadisdik Andi Fajarauddin dengan tegas.
“Untuk semua guru mengajar, harus sudah siap untuk mengajar, dan Pengawas untuk bisa membantu bagaimana teman kepala sekolah bisa terfokus di saat pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik.” Ucapnya Andi Fajaruddin.
Jadi untuk di bulan Suci nantinya di bulan Ramadhan mendatang, kami sampaikan semua siswa diliburkan satu bulan penuh, namun kita bisa adakan tadarus atau pelajaran” Tambahan yang bernuangsa islami.
Kadisdik Andi Fajarauddin juga singgung pembangunan Masjid yang berada dilingkup Diknas Bone yang belum selesai.
“Saya harapkan semoga pembangunan Masjid kita ini bisa rampung secepatnya agar kita bisa tempati kegiatan beribadah.” Katanya.
“Anggaran pembangunan Masjid Disdik Bone ini mencapai 1,5.Milyar, semiga cepat selesai, behitu juga Program Disdik Award tetap kita lanjutkan di tahun 2025 ini, namun Program seperti Disdik Award memang tidak ada anggarannya, karena memang tidak dianggarakan di APBD.”ujarnya.
Kadisdik bone Andi Fajaruddin singgung juga Anggaran untuk Hari jadi Bone mendatang, supaya anggarannya kita kumpul di ibu Ayu.
Kepala Bidang SD paparkan pogram kerja 2025, yaitu, mengenai kedisiplinan guru tepat waktu masuk mengajar bersama program kerja lainnya termasuk penggunaan anggaran dari DAK dan DAU di tahun 2025 ini mencapai Bidang SD, Kelembagaaan sarana dan prasarana,1.Sumber DAK 30 Milyar, dan DAU fisik anggaran 12.8 Milyar, Kegiatan DAK pengadaan. Proyeksi kegiatan perpustakaan 13 buku proyeksi, Paku anggaran 11,5 Milyar ditahun 2025. Juga diadakan pengadaan mobiler paku anggaran 11.1 Molyar dan kegiatan lainnya selama di tahun 2025. (DAR)
