Puluhan Mahasiswa IAIN Bone Berunjuk Rasa Didepan Halaman Mapolres Bone
WATAMPONE,PEMBURU BERITA.COM-Puluhan Mahasiswa Islam Bone mendatangi dan berunjuk rasa didepan kantor Mapolres Bone Sulawesi Tenggara, pada Senin, 2/10/2019.
Dalam kedatangan mahasiswa iain dan HMI Bone ini adalah bentuk sodaritas bagi mahasiswa Islam Indonesia Bone atas tewasnya rekannya Mahasiswa Islam Indinesia (PMII) UHO di Kendari Sultra dalam berunjuk rasa menolak RKUHP dan UU KPK didepan kantor DPRD Kendari beberapa pekan yang lalu.

Massa juga mendesak agar oknum polisi diberi hukuman yang seberat beratnya atas dengan sengaja melakukan penembakan Randi salah satu Mahasiswa UHO Kendari dalam berunjuk rasa beberapa pekan yang lalu.
“Kami meminta kepada Kapolda dan Kapolri agar secepatnya melakukan tindakan memberikan sangksi terhadap oknum Polisi yang sengaja melakukan penembakan sehingganya mahasiswa UHO rekan kami meninggal dunia, ” teriak Orator pengunjuk rasa didepan mapolres Bone.

“Kami meminta agar Kapolda Sulawesi Selatan dan Kapolri memberikan hunkuman kepada oknum polisi yang mencederai nama baik insitusi Polri, Kalau perlu hukumanya oknum polisi yang semacam ini adalah pemecatan dari kesatuanya sebagai anggota Polri, ” Ucapnya Mahasiswa.
Menanggapi unjuk rasa oleh Mahasiswa Islam Indonesia Bone, AKBP Muammad. Kadarislam Kasim, SH,.S. I. K,.MSi Kapolres Bone menerima dan akan menyampaikan semua tuntutan serta permintaan oleh para mahasiswa Islam Indonesia Bone kepada Kapolda dan Kapolri.
“Semua tuntutan adik adik Mahasiswa Islam indonesia ini saya akan sampaikan ke Kapolda dan Kapolri , dan sekarang sementara dalam penyidikan oleh tim dari Mabes Polri, insya allah secepatnya kita akan tahu siapa pelaku penembakan oleh adik Mahasiswa kita dikendari, ” Ucap AKBP Muhammad Kadarislma Kasim Kapolres Bone.

Jadi untuk sementara kita masih menunggu hasil penyidikan oleh Tim Mabes Polri yang sedang bekerja dalam penyidikan kasus penembakan Mahasiswa UHO di Kendari , setelah itu pak Kapolda dan Kapolri akan memberikan sangksi oleh pelaku sesuai undang undang yang berlaku, dan kemungkinan pemecatan dari kesatuan Polri ” Tutup AKBP Muhammad Kadarislam Kasiim.
Setelah mendengar ungkapan Kapolres Bone dalam unjuk rasa damai ini Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib sambil mengadakan sholat gaib berjamaa di Masjid di Mapolres Bone dengan Imam nya adalah Kapolres Bone sendiri. (Is)
