Sri Relawati: Jika Warga Tergolong Mampu, Mungkin Akan Malu Menyetor KK dan Mengharap Bantuan
BONE,PEMBURU BERITA.COM- Kelurahan TA Kec.Tanete Riattang Kab. Bone Sulsel bekerja sama dengan Dinas Sosial Kab. Bone kembali menyerahkan bantuan sosial safety net/Jaring ke warganya yang dianggap berhak menerima bantuan tersebut Sabtu,23/5/2020 di jalan yos sudarso no.3 Kab. Bone.
Penyerahan bantuan sosial safety net ini, bisa dikatakan masi lanjutan program bantuan Sosial Sefety net uang tunai sebesar Rp. 200.000/KK kemarin di aula Dinas Sosial kabupaten Bone beberapa hari yang lalu.

Program penerima bantuan sosial hari ini sedikit berbeda dibanding penerima bantuan sosial safety net kemarin di kantor Dinas sosial Kab. Bone. Karena hari ini warga kelurahan TA yang menerima bantuan sosial ada tambahannya beras 5 kg/KK. Jadi tentu warga merasa berterimakasih kepada Pemerintah setempat atas adanya bantuan seperti ini, bahwa pemerintah tetap bijak dan solid ke Masyarakatnya yang kurang mampu.

Seperti yang diungkap salah satu sumber yang merasa dirinya penerima dana bantuan jaring pengaman sosial (Social Safety Net) dilokasi kantor kelurahan TA Kec. Tanete Riattang kab. Bone Sulsel mengatakan, Alhamdulillah, saya merasa terbantu adanya program Pemerintah seperti ini, karena selama pandemi covid-19 mewabah diwilayah kita, tentu prekonomian kita ini nyaris tak terkendali. Semoga adanya bantuan seperti ini dari pemerintah bisa terbantu sedikit prekonomian kita.”Ucap salah satu sumber ditempat penerimaan bantuan sosial.

Adanya bantuan-bantuan seperti apa yang diprogramkan Pemerintah, tentu ada segelintir warga yang protes kebijakan pemerintah yang diduga tidak tepat pada sasaran yang betul – betul orang miskin.
Menurut data BPS, bahwa penghasilan yang Rp.1,9 juta per bulan, masuk katagori warga miskin. Sedangkan orang miskin itu tidak boleh memiliki kenderaan,apalagi memiliki motor dan sejenisnya.

Nah,…. Bukti warga yang menerima bantuan sosial safety net beberapa menit lalu di kantor kelurahan TA, hampir dikatagorikan warga yang mampu, bukan warga yang tidak mampu, karena rata-rata warga yang datang sebagai penerima bantuan sosial di keluraha TA memakai kenderaan bermotor.
Plt. Lurah TA Kec, Tanete Riattang (Sri Relawati) mengatakan, Di lihat lagi bagaimana kondisi warga yang menyetor KK, saya rasa jika masih mampu beli beras dll, atau tergolong mampu mungkin akan malu menyetor KK dan mengharap bantuan dari pemerintah setempat. “Ucap Sri Relawati lewat WhatshAppnya.

“Masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tidak bisa lagi menerima bantuan samboko lainnya. “kata bu Sri
Selanjutnya, yang di terima warga hari ini sama seperti yang di terima beberapa hari yang lalu di kantor sosial, tapi kali ini ada tambahan beras 5kg, dan Sejauh ini yang menyetor KK di kelurahan, itu memang warga yang kurang mampu. Dan Alhamdulillah penyerahan bantuan sosial safety net hari ini berjalan dengan baik, dan kami sudah menyerahkan bantuan tersebut sebanyak 358 KK . Dengan harapan semoga warga kami khususnya di kelurahan TA kec. Tanete Riattang bisa bermaanfaat atas bantuan yang diterimanya. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H tahun 2020 Masehi Mohon Maaf lahir dan Bathin ”Tambahnya bu Sri Relawati selaku Plt Lurah TA dengan singkat lewat WhatshAppnya. (Is)
