PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN BIMTEK PENGAWAS PMP LPMP SULAWESI SELATAN TAHUN 2019
Makassar, PB.COM- Pembukaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengawas Sekolah Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) LPMP tahun 2019, Acara Bimtek angkatan 6 tersebut dihadiri dari Pengawas SD,SMP, SMA, dan operator Kecamatan dan peserta dari Kabupaten Gowa, Bone dan Palopo dilaksanakan pada tanggal 19 s.d 21 September 2019 bertempat di Grand Wisata Hotel di jalan Sultan Hasanuddin No 36-38, Makassar.
Acara tersebut dibuka oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sul-Sel Dr. H.Halim Muharram,M.Pd mengatakan bahwa agar penjaminan Mutu dapat berjalan dengan baik disegala lapisan pengelolaan pendidikan(SPMP), yang terdiri dari Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) dilaksanakan oleh satuan pendidikan, sedangkan SPME dilaksanakan oleh Institut di luar satuan pendidikan seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Standar Nasional Pendidikan, dan Badan Akreditasi Sekolah.

Lanjut Ketua LPMP mengatakan Bimbingan Teknis pengawas Pemetaan Mutu pendidikan tahun 2019 adalah bimbingan teknis penyegaran yang diberikan kepada pengawas Pemetaan Mutu Pendidikan untuk mendapatkan informasi dan metode terkini dalam pelaksanaan Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) di Sul-Sul. bertujuan untuk membekali pengawas PMP di daerah ketika melaksanakan Pengumpulan data pada satuan Pendidikan, kehadiran untuk meningkatkan mutu. Tahun ini Pengawas Sekolah benar-benar diuji kemampuannya .
Ada tiga macam hal yaitu Aplikasi PMP, dan Aplikasi Mutu dan Aplikasi manajemen pemetaan mutu dan aplikasi RKAS pembalajarannya.

Adapun tujuan bimbingan teknis Pengawas PMP tahun anggaran 2019 dilaksanakan dengan “memahami materi substansi terkait pemetaan mutu, Melaksanakan Validasi pemetaan mutu melalui aplikasi pemetaan mutu pengawas sekolah), dan menggunakan aplikasi manajemen pemetaan mutu, dan aplikasi Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS).
Hasil yang diharapkan pelaksanaan Bimtek Pengawas PMP tahun anggaran 2019 “tersosialisasinya materi substansi terkait pemetaan mutu kepada peserta. dan tersedianya pengawas sekolah PMP yang mampu menggunakan aplikasi Pemetaan Mutu dan aplikasi terkait ( Aplikasi Supervisi Mutu, aplikasi manajemen pemetaan mutu, Aplikasi RKAS) Tambahnya.

Peserta Bimtek PMP setelah selesai pembukaan, peserta terbagi enam kelas; kelas A , kelas B s.d kelas F, pada saat peserta tiba, melapor kepanitiaan penyelenggara untuk “menyerahkan surat tugas, dan kelengkapan berkas lainnya, dan menerima pengaturan tempat menginap. dan terakhir mengisi biodata peserta, masing-masing kelas berjumlah 30 peserta setelah berjalan selama tiga hari pada akhir terakhir tanggal 21/09/19 para peserta diberikan tarnsfir PP Bone-Makassar sebesar Rp.250.000+ uang saku selama tiga (3)hari x Rp.150.000 = Rp.450.000 Total Rp 700.000.- diakhiri acara di setiap kelas. penutupan.

- PENUTUPAN BIMTEK PENGAWAS PMP
Penutupan Bimbingan Teknis Pengawas Sekolah Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) ditutup oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) diwakili oleh Kabag Umum Drs. Suardi, M.Pd. didampingi Penjamin Mutu Pendidikan Drs. Sofyang, M.Pd kata sambutannya mengatakan bahwa diantara angkatan satu-satunya angkatan ke enam Bimtek PMP yang ditutup , harapan rekomendasikan semua standar Nasional Pendidikan
Pengawas akan mengkawal dana negara RI.
usaha pemerintah luar biasa untuk dana Bos tahun 2020 akan ada penambahan dana Bos akan setara dengan UNMR. kepala bagian penjamin umum mewakili Kepala LPMP.
Pesan dan kesan yang diwakili salah satu peserta Pengawas Sekolah (PS) Kab.Goa Syahruddin untuk mewakili semua peserta memberi pesan dan kesan, mengatakan berbagi pengalaman, yang lebih penting silaturahmi tidak bisa kita lupakan ketiga Kabupaten (Goa,Bone kota Palopo) selalu berdampingan berbagi pengalaman ditempat yang sama sebagai PS Sul-Sel. Kami yakin Nara sumber sangat luar biasa mereka bingung menghadapi kami, karena kami hadir ingin mengetahui segalanya dengan kemampuan terbatas, kami mengharapkan guru bertanya LPMP menjawab tambahnya.
Pengarahan Mewakili Kepala LPMP Drs. Suardi, M.Pd mengatakan dana di LPMP sebesar 109 milyar termasuk untuk pembangunan gedung, kegiatan pendidikan 20% dan 35 Triliun dikawal. Pemerintah tidak akan tuli dan buta dana pendidikan 300 lebih dana sertifikasi dan lainnya dana BOS, hanya 20%APBN.
Melaksanakan kegiatan dengan ikhlas akan terbalas kalau bukan di dunia akan diakhirat. LPMP hanya mempasilitasi Pengawas Sekolah (PS) kader terdepan pendidikan.

Lanjut mengatakan Kepala LPMP Sul-Sel Drs. Suardi, M.Pd menambahkan bahwa mengisi pendidikan kedepan ini bisa naik pangkat dan bisa ke IV/D diberikan fasilitas 65 tahun masa akhir pengabdiannya. peningkatan beban anak bangsa, materi sudah bisa bersaing negara-negara lain. APBD dana 20% di daerah Bupati sudah mengiyakan semua tutur Mewakili Kepala LPMP Kabag Umum Drs. Suardi, M.Pd pada acara akhir penutupan Bimtek PS PMP di Grand Wisata Hotel Jln.Sultsn Hasanuddin Makassar 21/09/19
Adapun Materi dan data harus ditindak lanjuti dari Nara sumber kelas E mengatakan : bahwa evaluasi hasil pemetaan mutu, Penyempurnaan Sistem Pemetaan Mutu 2019 dan Instrumen pemetaan mutu 2019, dan Penggunaan Aplikasi Pemetaan Mutu 2019, Penggunaan Aplikasi Supervisi Mutu, Penggunaan Aplikasi Manajemen Pemetaan Mutu dan Penggunaan Aplikasi Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS). tugas Pengawas untuk mengverval hingga akhir November 2019, pengawas tidak lagi Responden tetapi pembina dan mengarahkan untuk diverval sekolah binaannya. Hasil Verval Supervisi Mutu akan diverval pada akhir bulan Oktober 2019 berserta laporannya.lanjut lagi materi Rumah belajar portal rumah tempat belajar dilengkapi dengan aplikasi. Segala tugas Supervisi mutu laporan manual distor ke LPMP di bagian umum Ini Syaa Allah. “HAUS
