Diknas Bone Respon BNN Gencar Melakukan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba di Seluruh Sekolah.
BONE, APALA – Diknas Bone menanggapi dan merespon adanya advokasi dari BNN untuk bekerjasama melaksanakan program salah satu kegiatan pencegahan pengguna Narkoba sedini mungkin.
Seperti yang terlihat di lapangan upacara SDN 206 Apala, siswa-siswi pada sibuk mendengankan salah satu rekaman melalui pengeras suara dari penyuluh BNN tentang bahaya Narkoba pada hari Rabu,12/4/2023.
Penyulu Narkoba LAELAH, didampingi dua rekannya mengadakan Pencegahan dan pemberdayaan Masyarakat (P2M) di SDN 206 Apala, tentu itu adalah salah satu program BNN yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone untuk melakukan pencegahan pengguna Narkoba sedini mungkin.
Untuk menghindari bahaya Narkoba, maka pihak BNN telah mengirimkan Link Drive google.com ke sekolah masing-masing sebagai bahan materi untuk menjelaskan dan menerangakan ke siswa siswi tentang bahaya Narkoba dan pencegahannya, agar bisa dilakukan tanpa penyuluh BNN.
“Adanya program seperti ini, memang kami dari BNN yang memberikan atvokasi ke Diknas Bone, dan selanjutnya Diknas merespon untuk melanjutkan kegiatan ini ke seluruh sekolah jenjang SD, SMP yang ada di Kabupaten Bone.” Ucapnya Lelah.
“Sedangkan jadwal kegiatan di bulan suci Ramadhan ini hanya satu minggu saja, jadi kami dari pihak BNN siap membantu suatu saat dibutuhkan. Seperti sekarang ini, pihak sekolah yang mengundang kami dengan alasan lebih efisien lagi katanya.
Kegiatan ini pulah bisa kita laksanakan secara mandiri disekolah melalui arahan dan petunjuk kepala sekolah dan dewan guru, karena link driver google.com telah kita berikan ke sekolah masing-masing.”Terangnya Laelah selaku penyuluh BNN Kabupaten Bone.
“Adapun personal Penyuluh ada 3 Orang satu laki dua perempuan yaitu, Laelah Nurlaelah, yusni zainal, Asnal Syam. Kami ini diberikan tugas secara bergantian untuk memberikan materi kepada anak SD tentang bahaya narkoba melalui rekaman -rekaman vidio, agar anak-anak setingkat SD cepat dia repon dibanding sekedar menerangkan dan menjelaskannya saja.”tambahnya Lelah
Kepala UPT SDN 206 Apala Paisah,S.Pd menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini kami dari pihak sekolah merespon dengan baik, karena kita semua tahu bahwa narkoba itu adalah salah satu obat atau bahan yang sangat berbahaya, merusak tubuh, bisa orang menjadi sakit dan menjadi bodoh serta mengakibatkan kematian. Ini sangat mengerikan.
“Terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh Tim penyuluh dari BNN bisa meluangkan waktunya menyambangi di sekolah kami untuk memberikan pemahaman ke anak-anak kami tentang bahaya Narkoba.” Ucap Paisah.
Salah satu program BNN ini dengan mengedukasi siswa-siswi melalui memperdengarkan rekaman-rekaman dan menonton film soko jaro tentang pemahaman bahaya narkoba, itu lebih efisien dan bisa cepat memahami apa itu bahaya narkoba.
Penulis: Iskandar
